Cerita UMKM soal NIB: Kita Menjadi Legal...

Kompas.com - 15/12/2021, 20:08 WIB

“Dengan NIB, (usaha) kita menjadi legal. NIB juga menjadi syarat untuk mendapat modal tambahan, bisa pinjam ke bank. Kalau mau dirikan perusahaan baru, lebih enak karena sudah punya NIB,” ungkap Dindin.

Saat ini, Dindin mengaku belum akan menggunakan NIB miliknya untuk mengakses pembiayaan perbankan.

Namun ia yakin NIB itu akan sangat berguna untuk bisnisnya di masa yang akan datang. Apalagi kini, bisnis kelontongnya mulai bangkit setelah sebelumnya terdampak pandemi Covid-19.

Saat ini, ia berencana membuka jasa fotokopi di toko kelontongnya. “Ada lebih banyak manfaat lainnya seperti kemudahan mendapatkan izin Standar Nasional Indonesia (SNI),” ucap dia.

Manfaat serupa diutarakan pengusaha Keripik Melinjo SH, Siti Holidah. Siti adalah pelaku binaan dari program pusat pelatihan kewirausahaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center” (SETC).

Dari informasi yang diperolehnya, NIB sangat penting untuk mengakses pembiayaan. Namun untuk sementara ia belum berpikir untuk mengajukan pembiayaan.

Perempuan lulusan Universitas Lampung ini akan memanfaatkan NIB untuk mengurus sertifikasi halal, izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), hingga insentif listrik.

Sebab berdasarkan informasi yang diperolehnya, pemegang NIB bisa mendapatkan insentif listrik. Siti sangat membutuhkan insentif tersebut, sebab dalam proses pengemasan Keripik Melinjo SH.

Siti mengaku terbantu oleh Sampoerna terkait proses mendapatkan NIB. Ia dibimbing dan didampingi hingga memperoleh NIB. Selain itu sebut Siti, omzet usahanya pun meningkat tajam setelah mengikuti pendampingan usaha Sampoerna.

"Kini omzetnya mencapai Rp 5 juta per bulan, dengan pemasaran menjangkau berbagai daerah di Indonesia," sebutnya seraya menambahkan dirinya baru bergabung dengan Sampoerna pada 2021.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.