Catat, Lansia Sampai Warga Miskin Dapat Vaksin Booster Gratis

Kompas.com - 05/01/2022, 12:45 WIB
Ilustrasi vaksin booster yang berbeda merk. Kombinasi vaksin booster untuk cegah Omicron. Kombinasi vaksin Sinovac dan Pfizer kurang efektif mencegah infeksi varian Omicron. freepikIlustrasi vaksin booster yang berbeda merk. Kombinasi vaksin booster untuk cegah Omicron. Kombinasi vaksin Sinovac dan Pfizer kurang efektif mencegah infeksi varian Omicron.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan akan ada dua mekanisme untuk memperoleh vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster. Pemerintah bakal menggratiskan vaksin booster untuk beberapa kriteria.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, kriteria yang dimaksud adalah lansia hingga masyarakat kurang mampu. Sedangkan untuk masyarakat umum, ada mekanisme berbayar.

"Sasarannya adalah masyarakat pada umumnya. Bagi kelompok masyarakat prioritas, yaitu lansia, masyarakat yang kurang mampu dan/atau kelompok masyarakat prioritas lainnya, akan ditanggung oleh pemerintah," kata Susiwijono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Vaksin Booster Mulai 12 Januari, Sasarannya 21 Juta Warga, Ini Syarat Mendapatkannya

Susi menuturkan vaksinasi berbayar ini bisa didapat di fasilitas kesehatan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Adapun arahan mengenai vaksinasi berbayar ini diatur dalam Perpres Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19.

Saat ini, Perpres maupun Keputusan Menteri Kesehatan sedang dalam tahap finalisasi.

Baca juga: Intip Kisaran Harga Vaksin Covid-19 Booster

"Rancangan Perpres dimaksud, substansinya sudah selesai dibahas dengan seluruh K/L (Kementerian/ Lembaga) terkait, dan sedang tahap permohonan penetapan," beber Susi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, ada beragam merek vaksin booster yang bakal dipakai sebagai vaksin booster. Merek vaksin ini secara langsung diteliti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mantan menteri perindustrian ini menyatakan, beberapa vaksin buatan dalam negeri juga dipertimbangkan menjadi vaksin booster sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

Beberapa vaksin tersebut, ialah vaksin merah putih, vaksin yang dikembangkan oleh BUMN dan Baylor College of Medicine AS, serta vaksin kerja sama dalam negeri termasuk kerja sama Universitas Airlangga dengan Biotis Pharmaceutical, Kalbe Farma dengan Genexine dan vaksin nusantara.

"Sedang dilakukan kajian dosis ketiga dari beberapa produsen antara lain Pfizer, Sinovac, Astrazeneca sedang berproses di BPOM," kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM, Senin (20/12/2021).

Baca juga: Menko Airlangga Ungkap Deretan Vaksin Booster, Ada Pfizer Hingga Merah Putih

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Spend Smart
Menteri PANRB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Menteri PANRB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Whats New
Pemerintah Usul Perubahan ICP, Subsidi BBM dkk Bertambah Rp 74,9 Triliun

Pemerintah Usul Perubahan ICP, Subsidi BBM dkk Bertambah Rp 74,9 Triliun

Whats New
IHSG Naik Tipis Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Masih di Level Rp 14.700-an

IHSG Naik Tipis Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Masih di Level Rp 14.700-an

Whats New
Kapal Berbendera RI Masuk 'White List' Setelah 2 Dekade, Dulu Sempat Dicap Tidak Aman

Kapal Berbendera RI Masuk "White List" Setelah 2 Dekade, Dulu Sempat Dicap Tidak Aman

Whats New
Harga Cabai dan Telur Ayam Naik, Berikut Harga Pangan Hari Ini

Harga Cabai dan Telur Ayam Naik, Berikut Harga Pangan Hari Ini

Whats New
Kemenperin: Berkat Hilirisasi, Ekspor Industri Manufaktur Terus Naik dan Mendominasi

Kemenperin: Berkat Hilirisasi, Ekspor Industri Manufaktur Terus Naik dan Mendominasi

Whats New
Respons Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-obatan Hewan Ternak di Sumedang

Respons Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-obatan Hewan Ternak di Sumedang

Whats New
Mau Beli Minyak Goreng? Simak Perbandingan Harganya di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Mau Beli Minyak Goreng? Simak Perbandingan Harganya di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Spend Smart
Kembali Turun, Ini Jumlah Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal I-2022

Kembali Turun, Ini Jumlah Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal I-2022

Whats New
Laba Bersih PT Timah Melesat Menjadi Rp 601 Miliar Sepanjang Kuratal I-2022

Laba Bersih PT Timah Melesat Menjadi Rp 601 Miliar Sepanjang Kuratal I-2022

Rilis
BSI Akan Rights Issue Senilai Rp 5 Triliun Pada Kuartal III-2022

BSI Akan Rights Issue Senilai Rp 5 Triliun Pada Kuartal III-2022

Whats New
BEI Bakal Luncurkan Produk Waran Terstruktur, Seperti Apa?

BEI Bakal Luncurkan Produk Waran Terstruktur, Seperti Apa?

Whats New
Dukung Pemberdayaan UMKM, Bank Mandiri Salurkan KUR Senilai Rp 14,41 Triliun Hingga April 2022

Dukung Pemberdayaan UMKM, Bank Mandiri Salurkan KUR Senilai Rp 14,41 Triliun Hingga April 2022

Rilis
GoTo: Pesanan di Tokopedia yang Diantar GoSend Melonjak Selama Ramadhan 2022

GoTo: Pesanan di Tokopedia yang Diantar GoSend Melonjak Selama Ramadhan 2022

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.