Dapat "Lampu Hijau", Adaro Ekspor Batu Bara ke Sejumlah Negara

Kompas.com - 21/01/2022, 22:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian ESDM resmi mencabut pelarangan ekspor batu bara terhadap 139 perusahaan yang sudah memenuhi 100 persen atau lebih kewajiban Domestik Market Obligation (DMO). Hal ini tertuang dalam surat ESDM nomor T-276/MB.05/DJB.B/2022 tentang Pencabutan Pelarangan Penjualan Batubara Ke Luar Negeri.

Adapun PT Adaro Indonesia termasuk salah satu di antara perusahaan yang diperbolehkan ekspor. Head of Corporate Communication Adaro, Febriati Nadira memaparkan sesuai dengan informasi dari Kementerian ESDM sebelumnya bahwa saat ini sudah ada 7 + 2 kapal untuk ekspor yang mengangkut batu bara Adaro Indonesia.

"Sebanyak 7 kapal sudah duluan (berangkat) kemudian menyusul dua kapal ke Malaysia. Selanjutnya bertahap dan akan mulai normal lagi," ujarnya saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Ini Daftar 139 Perusahaan yang Diperbolehkan Ekspor Batu Bara

Melansir salinan dokumen yang diterima Kontan.co.id mengenai data kapal asing ekspor batu bara dengan status muatan sudah di atas kapal per 11 Januari 2022, ada 7 kapal yang mengangkut batubara dari Adaro Indonesia dengan volume sebanyak lebih dari 500.000 ton dengan tujuan negara di antaranya Jepang dan China.

"Adapun 2 kapal lainnya sesuai dengan surat ESDM 18 Januari, mengangkut batu bara ke Malaysia dengan volume 77.000 ton," jelasnya.

Dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (20/1/2022) Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin mengatakan berdasarkan hasil pemantauan terhadap pasokan batu bara dan persediaan batubara pada PLTU PLN dan IPP saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik.

Baca juga: Kemendag Sebut 29 Perusahaan Sudah Kembali Ekspor Batu Bara

Adapun saat in pihaknya sudah mengizinkan 75 kapal yang memuat batu bara dari perusahaan tambang yang sudah memenuhi DMO 100 persen untuk ekspor.

Kemudian pihaknya juga mengizinkan 12 kapal memuat batu bara dari perusahana tambang yang pemenuhan DMO-nya masih kurang dari 100 persen namun sudah menyampaikan surat pernyataan di atas materai akan memenuhi DMO dan bersedia dikenakan sanksi.

Lalu, Kementerian ESDM juga memberikan lampu hijau pada 9 kapal yang memuat batu bara dari perusahaan perdagangan atau trader sudah diizinkan berangkat karena perusahaan trader tidak ada kewajiban DMO. (Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo)

Baca juga: PLN: Masalah Pasokan Batu Bara Telah Terselesaikan

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Dapat Izin Ekspor, Kapal Pengangkut Batubara Adaro Sudah Berlayar ke Sejumlah Negara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terowongan 'Headrace' Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Terowongan "Headrace" Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Whats New
Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Whats New
Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Whats New
Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Smartpreneur
BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

Whats New
RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

Whats New
Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Whats New
Kala Jokowi Bandingkan Harga BBM dan Beras di Indonesia dengan Negara Lain

Kala Jokowi Bandingkan Harga BBM dan Beras di Indonesia dengan Negara Lain

Whats New
Perlunya Menciptakan Personal Branding agar Karier Cemerlang

Perlunya Menciptakan Personal Branding agar Karier Cemerlang

Earn Smart
Biografi Pablo Escobar, Bos Kartel Narkoba Terkaya Dunia

Biografi Pablo Escobar, Bos Kartel Narkoba Terkaya Dunia

Whats New
Pascainsiden Kecelakaan Kerja, PGN Jamin Layanan Gas Bumi di Medan Aman

Pascainsiden Kecelakaan Kerja, PGN Jamin Layanan Gas Bumi di Medan Aman

Rilis
Harum Energy (HRUM) Bakal Stock Split Saham dengan Ratio 1:5, Cek Jadwalnya

Harum Energy (HRUM) Bakal Stock Split Saham dengan Ratio 1:5, Cek Jadwalnya

Earn Smart
Cara Bayar PBB di ATM BRI dan Brimo dengan BRIVA

Cara Bayar PBB di ATM BRI dan Brimo dengan BRIVA

Spend Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
CIMB Niaga Finance Gelar Pameran Virtual,  Sasar Pertumbuhan Pembiayaan 2 Kali Lipat

CIMB Niaga Finance Gelar Pameran Virtual, Sasar Pertumbuhan Pembiayaan 2 Kali Lipat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.