Polri Buka Lowongan Kerja Perwira Lulusan Sarjana, Minat?

Kompas.com - 27/01/2022, 12:05 WIB
Penulis Isna Rifka
|

KOMPAS.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka penerimaan calon Perwira Polri untuk menjadi Perwira Pertama dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA) Polri melalui pendidikan SIPSS.

Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana atau SIPSS adalah pendidikan bagi lulusan sarjana yang dibutuhkan dalam profesi kepolisian untuk dibentuk menjadi Perwira Pertama Polri.

Setiap tahunnya, Polri membuka rekrutmen anggota akademi kepolisian, Perwira, Bintara, hingga Tamtama. Nah pada 26-30 Januari 2022, Polri membuka rekrutmen SIPSS.

Pendaftaran dan seleksi rekrutmen SIPSS ini aan diselenggarakan oleh seluruh Polda selaku panitia daerah dan seleksi tingkat pusat oleh Mabes Polri selaku Panitia Pusat.

Baca juga: Berapa Gaji Polwan Tiap Bulannya?

Berdasarkan Pengumuman Polri Nomor 7/I/DIK.2.1 Tahun 2022 tentang Penerimaan Siswa SIPSS Tahun Anggaran 2022, jumlah peserta didik yang akan diterima sebanyak 100 orang.

Periode pendidikan SIPSS yang akan ditempuh calon Perwira Pertama yang lolos seleksi akan dilaksanakan pada 8 Maret 2022 dan berakhir 8 September 2022. Artinya, lama pendidikan yang harus ditempuh selama enam bulan.

Perlu diketahui selama proses seleksi rekrutmen SIPSS 2022 ini peserta tidak akan dikenakan biaya apapun.

Lantas, apa saja persyaratan rekrutmen SIPSS 2022? Berikut rinciannya:

Baca juga: Jaga Keselamatan Presiden, Berapa Gaji Paspampres?

Syarat-syarat penerimaan Perwira Pertama melalui SIPSS 2022

Persyaratan umum.

  • Warga Negara Indonesia.
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Berumur paling rendah 18 tahun.
  • Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba (surat keterangan bebas narkoba dari instansi).
  • Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.

Baca juga: Berapa Gaji Pramugari Kereta Api?

  • Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bersedia ditugaskan pada Satker sesuai keahlian atau latar belakang program studinya.

Persyaratan khusus.

  • Pria/wanita bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI dan tidak terikat ikatan dinas.
  • Khusus untuk Prodi Kedokteran, Dokter Umum dan Dokter Gigi wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) atau Surat Tanda Registrasi (STR) definitif.
  • Bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi A dan B serta terdaftar di BAN-PT dengan IPK minimal 2,75 wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik.
  • Bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud.

Baca juga: Profesi dengan Risiko Besar, Berapa Gaji Pilot Per Bulan?

  • Memiliki ijazah sesuai dengan pendidikan berikut ini:

Dokter Spesialis: Spesialis Mikrobiologi Klinik dan Spesialis Patologi Anatomi.

S2.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.