Kompas.com - 27/01/2022, 17:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencabut larangan ekspor batu bara terhadap 171 perusahaan.

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Irwandy Arif mengungkapkan, pencabutan larangan ekspor dilakukan secara bertahap pasca evaluasi.

Irwandy menambahkan, pada tanggal 20 Januari 2022 telah dikeluarkan surat pencabutan larangan ekspor batu bara untuk 139 perusahaan. Menyusul, surat pada tanggal 26 Januari 2022 untuk 32 perusahaan lainnya.

"20 Januari 2022 telah dikeluarkan surat perihal pencabutan pelarangan penjualan batu bara ke luar negeri kepada 139 perusahaan juga surat pada tanggal 26 Januari kepada 32 perusahaan yang kira-kira kondisinya sama," kata dia dalam diskusi virtual, Kamis (27/1).

Irwandy bilang, proses evaluasi masih akan terus dilakukan khususnya untuk perusahaan batu bara yang belum memenuhi 100 persen kontrak Domestic Market Obligation (DMO).

Baca juga: IMF Kritik Burden Sharing Kemenkeu-BI, Ini Respons Sri Mulyani

Adapun, sanksi larangan ekspor juga dicabut untuk sejumlah kapal asing dengan mempertimbangkan aspek keamanan kapal yang mengangkut batu bara.

Tercatat, 75 kapal yang memuat batu bara dari perusahaan yang telah memenuhi DMO 100 persen atau lebih sudah diizinkan untuk berangkat. Kemudian, ada 12 kapal yang memuat batubara dari perusahaan yang belum memenuhi 100 persen DMO juga dicabut larangan ekspornya.

Irwandy memastikan, larangan ekspor untuk 12 kapal ini dicabut karena perusahaan batu bara terkait sudah menyampaikan surat pernyataan akan memenuhi DMO dan bersedia dikenakan sanksi atau dana kompensasi.

Selanjutnya, ada 9 kapal yang memuat batubara dari perusahaan trader atau izin pengangkutan dan penjualan. (Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari)

Baca juga: Bos PLN Jamin Krisis Batu Bara Tak Akan Terulang Lagi

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Kementerian ESDM: 171 Perusahaan Sudah Diperbolehkan Ekspor Batubara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.