Realisasi KPR 2021 Tembus Rp 465 Triliun, Kredit Kendaraan Capai Rp 97 Triliun

Kompas.com - 02/02/2022, 12:15 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, berbagai stimulus untuk pembelian mobil hingga rumah mampu mendongkrak penjualan sepanjang tahun 2021.

Bendahara negara ini mengungkap, realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mencapai Rp 465 triliun dan realisasi Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) mencapai Rp 97,45 triliun sampai Desember 2021.

Pemerintah mencatat, penjualan mobil sudah 863.300 unit pada tahun 2021, meningkat dari 578.300 unit.

"Sampai Desember 2021, realisasi kredit properti mencapai Rp 465 triliun. Sementara KKB mencapai Rp 97,45 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK, Rabu (2/2/2022).

Baca juga: Ironi Minyak Goreng Mahal dan Luas Kebun Sawit yang Terus Bertambah

Adapun stimulus yang diberikan adalah kolaborasi sebagai komponen dalam Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK). Bank Indonesia memberikan pelonggaran rasio Loan to Value/Financing to Ratio (LTV/FTV) untuk bank yang memenuhi NPL/NPF tertentu.

Sementara dari OJK yakni pelonggaran Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berupa pelonggaran atas keterlambatan pembayaran premi penjaminan.

Lalu, dari Kementerian Keuangan yakni pembebasan pajak untuk pembelian mobil dan rumah tertentu.

"Dukungan KSSK tersebut terhadap sektor perbankan merupakan bagian dari paket kebijakan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi melalui intermediasi perbankan," ucap Sri Mulyani.

Lebih lanjut, pemerintah memperpanjang pemberian insentif tersebut meski besarannya dikurangi. Di kuartal I-2022, pihaknya tidak mengenakan pajak (pajak 0 persen) untuk pembelian mobil LCGC hingga Rp 200 juta.

Baca juga: Ini Pilihan Investasi bagi Investor Pemula di Tahun Macan Air

Pada kuartal II, pemerintah memberi diskon sebesar 2 persen sehingga pembeli perlu membayar PPnBM sebesar 1 persen. Kemudian di kuartal III, diskon PPnBM kembali dikurangi hanya sebesar 1 persen sehingga pembeli perlu membayar PPnBM sebesar 2 persen sisanya.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan diskon PPnBM untuk otomotif dengan rentang harta antara Rp 200 juta - Rp 250 juta. Biasanya untuk tipe tersebut, diskon PPnBM yang dikenakan sebesar 15 persen. Diskon ini pun hanya berlaku di kuartal I-2022.

Lalu, besaran diskon PPN DTP properti alias diskon pembelian rumah mendapat diskon 50 persen untuk harga rumah sampai Rp 2 miliar. Pengurangan diskon serupa juga berlaku untuk harga rumah dari rentang Rp 2 miliar - Rp 5 miliar yang hanya mendapat diskon 25 persen.

"Makin normal tingkat intermediasi oleh sektor keuangan perbankan, maka pemulihan ekonomi akan makin terakselerasi," kata dia.

Baca juga: Pecah Rekor, Utang Amerika Serikat Tembus Rp 432.000 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudah, Ini Cara Mendapatkan Uang Baru Emisi 2022 via Online

Mudah, Ini Cara Mendapatkan Uang Baru Emisi 2022 via Online

Whats New
Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 Dimulai Hari Ini, Simak Caranya

Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 Dimulai Hari Ini, Simak Caranya

Whats New
BSI Bakal Right Issue 6 Miliar Saham

BSI Bakal Right Issue 6 Miliar Saham

Whats New
Jokowi 'Sentil' Pemda yang Lelet Gunakan Anggaran Belanja Daerah

Jokowi "Sentil" Pemda yang Lelet Gunakan Anggaran Belanja Daerah

Whats New
Jokowi Ingin Indonesia Ekspor Beras untuk Bantu Atasi Krisis Pangan Global

Jokowi Ingin Indonesia Ekspor Beras untuk Bantu Atasi Krisis Pangan Global

Whats New
Harga Terigu Naik, Mendag: Mudah-mudahan September-Oktober Turun

Harga Terigu Naik, Mendag: Mudah-mudahan September-Oktober Turun

Whats New
Harga Ayam Turun, Mendag Zulhas: Saya Tidak Terlalu Senang, Peternak Rugi

Harga Ayam Turun, Mendag Zulhas: Saya Tidak Terlalu Senang, Peternak Rugi

Whats New
Jokowi Minta Pemda Gunakan Anggaran Tidak Terduga untuk Tekan Inflasi

Jokowi Minta Pemda Gunakan Anggaran Tidak Terduga untuk Tekan Inflasi

Whats New
Sandiaga Uno Pakai Baju Adat Suku Kaili dalam Upacara HUT Ke-77 RI, Apa Maknanya?

Sandiaga Uno Pakai Baju Adat Suku Kaili dalam Upacara HUT Ke-77 RI, Apa Maknanya?

Whats New
Sempat Tergelincir ke Zona Merah, IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,09 Persen

Sempat Tergelincir ke Zona Merah, IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,09 Persen

Whats New
Jokowi Ingin Inflasi Ditekan Jadi di Bawah 3 Persen

Jokowi Ingin Inflasi Ditekan Jadi di Bawah 3 Persen

Whats New
Mendag Zulhas Ajak Pedagang Pasar Masuk Platform Online, Ini Manfaatnya

Mendag Zulhas Ajak Pedagang Pasar Masuk Platform Online, Ini Manfaatnya

Whats New
Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi: Pak Menhub Saya Perintahkan untuk Segera Selesaikan

Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi: Pak Menhub Saya Perintahkan untuk Segera Selesaikan

Whats New
Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Whats New
Kemenkop-UKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

Kemenkop-UKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.