Pengelola Mal: Kami Harap PPKM Level 3 Tidak Berlangsung Lama agar Usaha Tidak Terpuruk Lagi

Kompas.com - 09/02/2022, 10:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola mal mengatakan akan mematuhi keputusan pemerintah perihal penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 untuk beberapa wilayah aglomerasi.

Sebelumnya, pemerintah kembali menerapkan PPKM level 3 di empat wilayah, yakni Jabodetabek, Bali, Bandung Raya dan Yogyakarta, lantaran semakin tingginya kasus Covid-19.

Walau demikian, pengelola mal berharap PPKM tidak berlangsung lama agar kondisi usaha tidak terpuruk kembali.

"Pusat Perbelanjaan berharap pemberlakuan PPKM level 3 ini tidak akan terlalu lama agar supaya kondisi usaha tidak terpuruk kembali," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja kepada Kompas.com, Rabu (9/2/2022).

Baca juga: Cerita Pedagang Warung Kelontong, Enggan Jual Minyak Goreng Murah karena Takut Rugi

Alphonsus menilai, pemberlakuan PPKM level 3 jauh lebih baik daripada penutupan operasional sementara waktu seperti yang diberlakukan saat kasus Covid-19 varian Delta melonjak tahun lalu.

Sementara itu, Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta menilai penerapan PPKM level 3 akan sangat mempengaruhi psikologi pelaku usaha . Sebab kata dia, akan diberlakuka kembali pembatasan dan pengetatan berbagai aktivitas masyarakat dan operasional berbagai sektor usaha.

Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan pihaknya berharap agar pemerintah melakukan evaluasi secara berkala sehingga dalam PPKM level 3 tetap mempertimbangkan keberlangsungan dunia usaha.

"Kita sangat berharap penerapan level 3 tidak berlangsung lama, semoga pada pertengahan bulan Maret nanti sudah dapat dikendalikan sehingga pemerintah dapat menurunkan level PPKM mengingat pada minggu pertama April 2022 kita sudah memasuki bulan Ramadhan atau puasa lanjut Idul Fitri," kata Sarman.

Menurut Sarman, momentum Ramadhan dan Idul Fitri bisa dimanfaatkan oleh para pelakuy usaha untuk menambah omzet dan profit. Pertumbuhan dunia usaha diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Cara Menabung Emas di Pegadaian bagi Pelajar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Bayang-bayang Ancaman Resesi Ekonomi Global 2023

BERITA FOTO: Bayang-bayang Ancaman Resesi Ekonomi Global 2023

Whats New
Unit Usaha Merugi, SoftBank Berencana PHK 30 Persen Karyawan Vision Fund

Unit Usaha Merugi, SoftBank Berencana PHK 30 Persen Karyawan Vision Fund

Whats New
Pendaftaran PPG Prajabatan Gelombang 2 Ditutup Hari Ini, Klik ppg.kemdikbud.go.id

Pendaftaran PPG Prajabatan Gelombang 2 Ditutup Hari Ini, Klik ppg.kemdikbud.go.id

Whats New
Soal BSI Jadi BUMN, Stafsus Erick Thohir Klarifikasi: Prosesnya Masih Panjang

Soal BSI Jadi BUMN, Stafsus Erick Thohir Klarifikasi: Prosesnya Masih Panjang

Whats New
Begini Hitungan Tarif Jika Pakai Kompor Listrik Vs Kompor Gas Elpiji, Lebih Hemat atau Tidak?

Begini Hitungan Tarif Jika Pakai Kompor Listrik Vs Kompor Gas Elpiji, Lebih Hemat atau Tidak?

Whats New
Anjlok Lebih dari 1 Persen, IHSG Mulai Tembus Bawah Level 7.000

Anjlok Lebih dari 1 Persen, IHSG Mulai Tembus Bawah Level 7.000

Whats New
BPOM: Produk Mie Sedaap yang Ditarik di Hong Kong Berbeda dengan yang Beredar di Indonesia

BPOM: Produk Mie Sedaap yang Ditarik di Hong Kong Berbeda dengan yang Beredar di Indonesia

Whats New
Tanggal Berapa Potongan Admin BCA Setiap Bulannya? Simak Jadwalnya

Tanggal Berapa Potongan Admin BCA Setiap Bulannya? Simak Jadwalnya

Spend Smart
Bunga Deposito Berangsur Naik, Cek Daftar Perbandingannya di BRI, BCA, Mandiri, BNI dan BTN

Bunga Deposito Berangsur Naik, Cek Daftar Perbandingannya di BRI, BCA, Mandiri, BNI dan BTN

Whats New
Naik Rp 3.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 3.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Update Rute dan Jadwal KA Argo Sindoro Semarang-Jakarta 2022

Update Rute dan Jadwal KA Argo Sindoro Semarang-Jakarta 2022

Spend Smart
Jumlah Nasabah Tabungan Emas Pegadaian Capai 5,3 Juta Orang per Agustus 2022

Jumlah Nasabah Tabungan Emas Pegadaian Capai 5,3 Juta Orang per Agustus 2022

Whats New
Kementerian BUMN Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan IFG yang Baru

Kementerian BUMN Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan IFG yang Baru

Whats New
Masa Berlaku Paspor Akan Jadi 10 Tahun, Ini Syarat, Cara, hingga Mekanisme Penerbitannya

Masa Berlaku Paspor Akan Jadi 10 Tahun, Ini Syarat, Cara, hingga Mekanisme Penerbitannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.