Viral Video Ibu-ibu "Semprot" Pejabat Kemendag: Kalau Puasa Harga Minyak Goreng Naik, Awas Saya Datang Lagi ke Sini...

Kompas.com - 04/04/2022, 14:00 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Beredar sebuah video di media sosial yang menayangkan ibu-ibu dalam sebuah forum mengutarakan kekesalannya kepada para pejabat Kementerian Perdagangan (Kemendag) karena harga minyak goreng yang semakin mahal.

Dalam video yang viral tersebut, terlihat beberapa orang ibu yang berhadapan dengan pejabat Kemendag dalam sebuah ruangan. Cek video di link ini

Salah seorang di antaranya menunjukkan kekesalahannya karena harga minyak semakin mahal. Padahal, Indonesia merupakan negara penghasil Crude Palm Oil (CPO).

Baca juga: Mengapa Malaysia Bisa Jual Minyak Goreng dan BBM Jauh Lebih Murah Dibanding RI?

Dengan suara lantang, ibu tersebut juga membandingkan harga minyak goreng di tanah air dengan di negara tetangga Malaysia yang jauh lebih murah, dan mempertanyakan, bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi.

Di Malaysia, yang bukan penghasil CPO terbesar di dunia, bisa kasih harga Rp 8.000 per liter. Bagaimana Indonesia yang merupakan penghasil CPO terbesar di dunia, kasih harga Rp 14.000 per liter saja tidak bisa,” ungkap ibu tersebut.

Dikeluhkan juga, dengan kenaikan harga minyak goreng yang terjadi telah menyusahkan hidup masyarakat, khususnya kaum ibu untuk memasak. Mereka juga menekankan, agar pemerintah segera menurunkan harga minyak goreng, terutama saat bulan Ramadhan.

Dan itu harga bukan naik , tapi ganti harga. Itu kami tidak terima. Bagaimana kami hidup dengan keadaan seperti itu. Saya enggak mau tahu, kalau besok puasa harga naik, awas bapak saya datang lagi ke sini,” ujar ibu tersebut, bernada ultimatum.

Baca juga: Ironi Penghasil CPO Terbesar Dunia, Harga Minyak Goreng Malaysia Rp 8.500 Per Kg, Indonesia Tembus Rp 20.000 Per Kg

Samar–samar terdengar salah seorang pejabat Kemendag yang mengatakan, “Siap bu”.

Salah seorang pejabat Kemendag yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, di lingkup Kemendag memang sering terjadi demo, namun sebagai upaya meredam emosi masyarakat, Kemendag membuka diri untuk menerima aspirasi tersebut.

 

BLT minyak goreng

Sebelumnya, Kemendag telah berupaya menekan harga minyak goreng dengan memberlakukan aturan harga eceran tertinggi (HET). Namun, justru kebijakan tersebut membuat minyak goreng langka.

Setelahnya, pemerintah mencabut kebijakan HET minyak goreng dan menyerahkan harga minyak goreng kepada mekanisme pasar.

Sayangnya, meski ketersediaan minyak goreng melimpah, namun harganya melonjak signifikan.

Menyikapi hal tersebut Presiden Joko Widodo mengumumkan akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng yang rencananya akan dilakukan pada April 2022.

BLT Minyak Goreng ini merupakan bentuk bansos kepada masyarakat senilai Rp 100.000 yang akan diberikan selama tiga bulan (April, Mei, dan Juni) namun pembayarannya digabung di awal sebesar Rp 300.000.

"Bantuan itu akan diberikan pada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Serta 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan," jelas Jokowi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Isi Saldo PayPal Termudah dan Tercepat

4 Cara Isi Saldo PayPal Termudah dan Tercepat

Spend Smart
Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Work Smart
Menteri PUPR: Pemeliharaan Ciliwung Penting agar Jadi Barometer Sungai Bersih dan Indah di Perkotaan

Menteri PUPR: Pemeliharaan Ciliwung Penting agar Jadi Barometer Sungai Bersih dan Indah di Perkotaan

Whats New
Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Siap Dioperasikan Bulan Ini

Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Siap Dioperasikan Bulan Ini

Whats New
Biaya Kereta Cepat Bengkak Gara-gara China Salah Hitung di Proposal

Biaya Kereta Cepat Bengkak Gara-gara China Salah Hitung di Proposal

Whats New
Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Whats New
Benarkah di China Stasiun Kereta Cepatnya Jauh di Pinggiran Kota?

Benarkah di China Stasiun Kereta Cepatnya Jauh di Pinggiran Kota?

Whats New
Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Whats New
Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Whats New
Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Work Smart
Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Whats New
Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Penumpang Kereta Cepat 'Dioper' ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Penumpang Kereta Cepat "Dioper" ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Whats New
Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
Gelombang PHK Startup: Biaya Operasional, Dana Investor, hingga Pemenuhan Hak Karyawan

Gelombang PHK Startup: Biaya Operasional, Dana Investor, hingga Pemenuhan Hak Karyawan

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.