Komarudin Watubun
Politisi

Komarudin Watubun, SH, MH adalah anggota Komisi II DPR RI; Ketua Pansus (Panitia Khusus) DPR RI Bidang RUU Otsus Papua (2021); pendiri Yayasan Lima Sila Indonesia (YLSI) dan StagingPoint.Com; penulis buku Maluku: Staging Point RI Abad 21 (2017).

Regulasi (Ekonomi) Antariksa dan Presidensi G20 di Bali Tahun 2022

Kompas.com - 11/05/2022, 11:36 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

BEBERAPA tahun belakangan, kita menyaksikan lonjakan privatisasi dan komersialisasi antariksa. Ekonomi-antariksa (space-economy) bakal memutar modal sekitar 1 triliun dollar Amerika Serikat (AS) tahun 2040 (Sean Ludwig, 2021; Hertzfeld, 2021). Hingga kuartal ke-2 tahun 2021, kenaikan investasi modal ventura dan ekuitas swasta ke industri antariksa mencapai 10 miliar dollar AS (Space Capital, 2022).

Morgan Stanley Research (2018) merilis perkiraan perputaran ekonomi industri
antariksa dunia per hari berkisar 348 miliar dollar AS tahun 2017 dan tahun 2040 berkisar 1 triliun dollar AS (lihat grafik).

Baca juga: Dukungan Teknologi Antariksa pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia

Grafik- Grafik

 

Bank of America Merrill Lynch (2018) memperkirakan ekonomi-antariksa memutar 2,7 triliun dollar AS jelang tahun 2050. Data lain menyebut anggaran US Space Force mencapai 15,2 miliar tahun 2021 (Pullen et al., 2021); operator satelit membidik nilai ekonomi (telekomunikasi) 3 sektor orbit: GEO (Geostationary Equatorial Orbit), MEO (Medium Earth Orbit), dan LEO (Low Earth Orbit).

Selama ini, perusahan swasta antariksa Lockheed Martin Space dan Rocket Lab giat melakukan go-public di AS. Maka lahir kemitraan pemerintah dan swasta, misalnya, Cape Canaveral Space Force Station di Florida, AS, melayani peluncuran pesawat antariksa swasta atau pemerintah. Targetnya, antara lain, pengurangan biaya, tata-kelola trafik antariksa, dan risiko debris atau sambah orbit.

Laporan Space Capital (2021) menyebut 1.553 perusahan swasta memutar investasi ekuitas sebesar 119,8 miliar dollar AS sejak 2012 pada sektor infrastruktur, distribusi, dan aplikasi ekonomi-antariksa global; modal ventura sebesar 17,1 miliar dollar AS pada 328 usaha swasta antariksa tahun 2021; total investasi ekuitas selama 10 tahun terakhir sebesar 258, 4 miliar dollar AS pada 1.688 usaha-swasta antariksa yang didominasi oleh investor asal AS  dan Tiongkok dari kelompok negara G20.

Kapsul kargo yang membawa wahana antariksa Lucy NASA menuju asteroid Trojan Jupiter. Misi Lucy NASA akan menjadi misi pertama ke asteroid terbesar.REUTERS/Steve Nesius Kapsul kargo yang membawa wahana antariksa Lucy NASA menuju asteroid Trojan Jupiter. Misi Lucy NASA akan menjadi misi pertama ke asteroid terbesar.
Regulasi ekonomi-antariksa

Dewasa ini, sektor antariksa melibatkan: (1) badan publik, misalnya badan antariksa, lembaga pertahanan negara, dan lain-lain; (2) jasa-jasa antariksa misalnya broadcasting, dan data-casting, dan (3) jasa-jasa industri misalnya riset robot militer, penerbangan antariksa, monitoring Bumi, dan telekomunikasi (OECD, 2012:19).

Ekonomi-antariksa melibatkan pemerintah dan swasta, misalnya bidang riset, infrastruktur antariksa (stasiun Bumi, peluncur, satelit), dan pengembangan atau penggunaan produk dan jasa antariksa, misalnya cepis-cepis navigasi, telepon satelit, jasa meteorologi, dan lain-lain (OECD, 2012: 20).

Tahun 2012-2017, investasi global pada lembaga antariksa berkisar 10,238 miliar dollar AS. Kenaikan investasi ini melahirkan kebutuhan regulasi pasar ekonomi antariksa guna mendorong inovasi dan kemitraan pemerintah dan industri.

Baca juga: Ramai-ramai Kirim Satelit ke Antariksa, Ini Bahayanya Menurut Pakar

Pierre Barbaroux (2016:9-35), peneliti ahli pada French Air Force Research Centre, mengurai metamorfosa ekonomi (industri) antariksa awal abad 21 dengan mengkaji data peluncuran 1.593 produk antariksa sejumlah negara pada Januari 2000-Desember 2013. Badan antariksa seperti NASA (AS), Roskomos (Uni Soviet), CNES atau ESA (Uni Eropa) dan angkatan bersenjata membangun infrastruktur antariksa.

Abad 20, struktur dan dinamika ekonomi-antariksa ditentukan oleh kebutuhan dan regulasi pemerintah (Iptek dan pertahanan-keamanan negara). Namun, kini terjadi lonjakan kebutuhan produk-jasa antariksa dari non-pemerintah dan komersial (Barbaroux, 2016:9; Shove, 2005) yang memicu komersialisasi antariksa (Peeters, 2004). Roket dan satelit, misalnya, tidak hanya memiliki aplikasi militer, tetapi juga aplikasi sipil.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Mayapada Angkat Miranda Goeltom Jadi Wakil Komisaris Utama

Bank Mayapada Angkat Miranda Goeltom Jadi Wakil Komisaris Utama

Whats New
Pekerja Migran Indonesia Makin Mudah Ambil dan Kirim Uang dari Luar Negeri

Pekerja Migran Indonesia Makin Mudah Ambil dan Kirim Uang dari Luar Negeri

Rilis
Cara Daftar MyPertamina Tanpa Aplikasi dan 'Smartphone'

Cara Daftar MyPertamina Tanpa Aplikasi dan "Smartphone"

Whats New
Harga Minyak Goreng Kemasan di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Harga Minyak Goreng Kemasan di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Spend Smart
Pro Kontra Cuti Melahirkan 6 Bulan yang akan Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR: Didukung Buruh, Dipusingkan Pengusaha

Pro Kontra Cuti Melahirkan 6 Bulan yang akan Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR: Didukung Buruh, Dipusingkan Pengusaha

Whats New
Pendapatan Negara 2021 Capai 115,5 Persen, Sri Mulyani: Pertama Kali dalam 12 Tahun...

Pendapatan Negara 2021 Capai 115,5 Persen, Sri Mulyani: Pertama Kali dalam 12 Tahun...

Whats New
IHSG Ditutup Menguat di Sesi I, Rupiah Masih Melemah

IHSG Ditutup Menguat di Sesi I, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Fokus Bisnis Syariah, Allianz Life Siap 'Spin Off' di 2023

Fokus Bisnis Syariah, Allianz Life Siap "Spin Off" di 2023

Whats New
Beli Elpiji 3 Kg Bakal Gunakan MyPertamina Juga?

Beli Elpiji 3 Kg Bakal Gunakan MyPertamina Juga?

Whats New
Sambut HUT Ke-52, Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Sambut HUT Ke-52, Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Rilis
Peluang Usaha Jadi Agen Minyak Goreng Rp 14.000, Ini Cara Daftarnya

Peluang Usaha Jadi Agen Minyak Goreng Rp 14.000, Ini Cara Daftarnya

Earn Smart
Produsen Emas Asal Malaysia Berencana Ekspansi ke Indonesia

Produsen Emas Asal Malaysia Berencana Ekspansi ke Indonesia

Whats New
Bina Marga Dapat Anggaran Rp 40,25 Triliun untuk Pembangunan dan Perawatan Infrastruktur

Bina Marga Dapat Anggaran Rp 40,25 Triliun untuk Pembangunan dan Perawatan Infrastruktur

Rilis
Jasamarga Yakin Penataan Tol Bali Mandara Selesai Tepat Waktu untuk Sambut Presidensi G20

Jasamarga Yakin Penataan Tol Bali Mandara Selesai Tepat Waktu untuk Sambut Presidensi G20

Whats New
Allianz Life Indonesia Catatkan Premi Bruto Rp 3,8 Triliun di Kuartal I-2022

Allianz Life Indonesia Catatkan Premi Bruto Rp 3,8 Triliun di Kuartal I-2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.