Komarudin Watubun
Politisi

Komarudin Watubun, SH, MH adalah anggota Komisi II DPR RI; Ketua Pansus (Panitia Khusus) DPR RI Bidang RUU Otsus Papua (2021); pendiri Yayasan Lima Sila Indonesia (YLSI) dan StagingPoint.Com; penulis buku Maluku: Staging Point RI Abad 21 (2017).

Nikel Indonesia, Elon Musk, dan Peluang Bioekonomi

Kompas.com - 19/05/2022, 09:36 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

NICKEL talks” (bahas nikel), begitu judul pers internasional melaporkan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Elon Reeve Musk di kantor SpaceX, Boca Chica, Texas, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022). Dengan harta pribadi senilai 265 miliar dollar AS (atau sekitar Rp 3.898 ribu triliun) per Mei 2022, Elon Musk, pendiri usaha dirgantara SpaceX dan co-founder industri mobil listrik Tesla Motors (Tesla Inc) dilabel ‘tokoh wirausaha’ awal abad ini.

Akhir-akhir ini, nikel menjadi isu-topik hangat. Sebab nikel sangat berharga untuk beragam produk, misalnya 68 persen baja tahan karat, 10 persen nikel-tembaga, 7 persen campuran baja, 3 persen pengecoran, 9 persen pelapisan (plating), dan 4 persen aplikasi lain khususnya baterai (Nickel Institute, 2017 ) dan kendaraan listrik (electric vehicles/EV).

Di seluruh dunia, produk berbahan nikel sangat berguna untuk engineering sekitar 27 persen total produksi nikel dunia, 10 persen persen ke bangunan dan konstruksi, 14 persen ke produk tubular, 20 persen barang logam, 14 persen ke transportasi, 11 persen ke barang elektronik, dan 5 persen lainnya (Nickel Institute, 2017).

Baca juga: Bertemu CEO Google hingga Boeing, Jokowi: RI Penghasil Bijih Nikel Terbesar di Dunia...

Campuran nikel sangat beragam, misalnya kuningan-nikel, perunggu-nikel, nikel tembaga, kromium, aluminium, timbal, kobalt, perak, dan emas (JR Davis, 2000:7-13).

Banyak poduk industri dan konsumsi membutuhkan bahan nikel, misalnya baja tahan karat, magnet alnico, koin, baterai isi ulang (baterai nikel-besi), senar gitar listrik, kapsul mikrofon, pelapisan pada perlengkapan pipa, dan paduan khusus seperti permalloy, elinvar, dan invar (Engineering Record, 1896:119).

Direktorat riset dan inovasi Komisi Uni Eropa (European Commision) merilis kajian 11 ahli tentang 100 inovasi radikal saat ini yang memengaruhi masa depan umat manusia dan planet Bumi. Kajian itu juga mengulas inovasi teknologi berbasis nikel (Philine Warnke, et al., 2019).

Boeing 737 MAX terbang perdana kira-kira 2 jam 47 menit dengan dukungan aplikasi 3D printing untuk industri dirgantara. Uji-coba itu tanpa kesulitan. Boeing 737 MAX menggunakan sepasang mesin CFM International LEAP-1B dengan suku cadang bilah kompresor paduan nikel, komposit matriks keramik ringan (CMC), dan 19 nozel bahan bakar 3D printing yang terbuat dari campuran nikel-kobalt (Warnke, et al., 2019:179).

Jejak manfaat nikel sangat lama dalam sejarah peradaban manusia. Misalnya, tahun 3.500 SM, perunggu dari orang di zona Suriah (Timur Tengah abad 21), mengandung kira-kira 2 persen nikel. Manuskrip kuno Tiongkok menyebut ‘tembaga putih’ (baitong) kira-kira tahun 1.700-1.400 SM. ‘Tembaga putih’ ini diekspor ke Inggris awal abad 17 M; kandungan campuran nikel ini ditemukan tahun 1822 (McNeil, 1990:96-100). Koin campuran nikel-tembaga dicetak oleh raja Baktria Agathocles, Euthydemus II, dan Pantaleon abad ke-2 SM.

Ilustrasi nikel. Nikel Indonesia adalah salah satu produk ekspor yang penting bagi dunia. Nikel adalah elemen penting yang biasa digunakan untuk campuran bahan logam untuk keperluan industri.SHUTTERSTOCK/lp-studio Ilustrasi nikel. Nikel Indonesia adalah salah satu produk ekspor yang penting bagi dunia. Nikel adalah elemen penting yang biasa digunakan untuk campuran bahan logam untuk keperluan industri.
Nikel Indonesia

Sekitar 2,7 juta ton nikel per tahun ditambang di seluruh dunia. Tahun 2021, di
Indonesia ditambang 1 juta ton nikel; berikutnya Filipina memproduksi sekitar 370.000 ton, Rusia 250.000 ton, Kaledonia Baru 190.000 ton, Australia 160.000 ton, dan Kanada 130.000 ton (Kelly et al., 2014). Karena potensi ini, Indonesia memasukan investasi olah-nikel ke 17 kelompok usaha yang mendapat insentif fiskal dan non-fiskal (BKPM, 2020).

Sekilas nikel menjadi bahan pokok industri baterai dan kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Indonesia. Pemerintah merilis Peraturan Presiden Nomor  55 Tahun 2019 tentang program akselerasi kendaraan listrik baterai (transportasi electric vehicle/EV). Maka nikel makin menjadi primadona.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.