Garuda Indonesia Terhindar dari Pailit, Pemerintah Siapkan Suntikan Dana

Kompas.com - 24/06/2022, 18:00 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menyiapkan suntikan dana untuk PT Garuda Indonesia Tbk dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN).

Pencairan dana tersebut diberikan pasca mayoritas para kreditur menyetujui proposal perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada minggu lalu. Adapun proposal perdamaian itu diajukan sendiri oleh emiten bersandi saham GIAA.

"Pada dasarnya pemerintah telah komitmen menyediakan pembiayaan bagi penyehatan Garuda. Sudah (ada arah prosesnya)," kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Rionald Silaban dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Ini 3 Alasan Putusan Homologasi PKPU Garuda Indonesia Ditunda

Kendati demikian sebelum proses pencairan, pria yang karib disapa Rio ini menuturkan, akan melaporkan dan menyampaikan rencana ini terlebih dahulu kepada Komisi XI DPR RI sebagai mitra kerja.

Rapat dengan komisi XI, kata Rio, bakal dijadwalkan segera mengingat hasil PKPU maskapai pelat merah itu sudah keluar.

"Ya, kita akan segera menjadwalkan. Setelah ada putusan PKPU, maka sebagai proses yang nanti itu menyangkut mengenai akan adanya right issue, itu harus disampaikan kepada privatisasi dulu," ucap Rio.

Sebelumnya, rencana besaran PMN yang diberi pemerintah kepada Garuda Indonesia sebesar Rp 7,5 triliun.

Baca juga: Erick Thohir: Kita Nantikan Garuda Terbang Lebih Tinggi Setelah PKPU Disetujui Kreditur

Selain Garuda Indonesia, pemerintah juga menyuntikkan dana kepada 7 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total Rp 38,5 triliun.

BUMN tersebut yaitu PT Waskita Karya, PT PII, PT SMF, PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT PLN, dan Perum Perumnas. Sejauh ini, belum ada satupun PMN yang cair ke masing-masing perusahaan.

"Jadi sampai saat ini pencairannya menunggu proses peraturan perundang-undangan. Dalam artian itu merupakan suatu keharusan untuk kita. Untuk BUMN Tbk so far belum ada pencairannya," sebut Rio.

Baca juga: Kreditur Setujui Proposal Perdamaian, Garuda Indonesia Targetkan Cetak Keuntungan 3 Tahun Mendatang

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.