Berawal dari Fans, Begini Cerita Erick Thohir Saat Ditawari Jadi Bos Inter Milan

Kompas.com - 22/09/2022, 20:44 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita awal mula dirinya menjabat sebagai Presiden Inter Milan. Dalam obrolan bersama Helmi Yahya, Erick bercerita hal tersebut berawal dari kecintaannya akan sepak bola, dan juga sebagai salah satu fans Inter Milan.

Erick mengatakan, awal mula dirinya menjadi fans I Nerazzurri atau Si Biru Hitam yakni saat club sepak bola asal Italia tersebut membangun Trio Jerman. Era Trio Jerman merupakan masa kejayaan tim Inter Milan yang didukung oleh tiga pemain kunci, yakni Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Jurgen Klinsmann. Saat itu, Presiden Inter Milan masih dijabat oleh Massimo Moratti.

“Saya fans Inter Milan, ketika mereka membangun yang namanya Trio Jerman. Lalu, Inter Milan membawa Ronaldo Luiz Nazario de Lima,” ujar Erick seperti dikutip dari Instagram @erickthohir, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Erick Thohir Tegaskan Tak Pernah Bahas Rencana Kenaikan Daya Listrik 450 VA

Erick menilai, olah raga merupakan sebuah konten yang mahal. Di sisi lain, ia juga mengambil kesempatan untuk mencetak sejarah pada tim olah raga dengan sejarah dan nama besar. Seperti Philadelphia 76ers, tim bola basket Amerika yang tergabung dalam National Basketball Association.

Ada juga D.C. United, klub sepak bola profesional asal Amerika Serikat yang berkompetisi di Major League Soccer dan berbasis di Washington, DC.

“Kenapa beli 76ers? Kenapa beli D.C. United? Karena konten olah raga itu konten termahal, dan itu tidak bisa ditonton tidak live. Kan waktu saya mengambil alih D.C. United itu, klub yang punya history besar,” lanjutnya.

Baca juga: Erick Thohir Minta Tambahan PMN Rp 7,8 Triliun, Untuk Apa?


Erick juga sempat diajak makan bersama Presiden Inter Milan Massimo Moratti kala itu. Saat jamuan makan, Erick mengatakan dirinya sempat bercerita tentang keluarganya kepada Moratti. Erick mengaku senang dan bangga kala itu.

“Malamnya saya diundang makan di rumah pribadi Moratti. Ditanya siapa keluarga saya, ya saya ceritain, bapak saya orang miskin. Emang bener kok. Saya pengusaha,” kata dia.

Erick mengatakan, saat ia tiba di Indonesia, ia ditawari membeli salah satu klub sepak bola asal Eropa, namun ia tidak terlalu mengambil pusing tawaran tersebut. Selain harga membeli klub yang mahal, Erick hanya tertarik pada klub sepak bola Italia.

Baca juga: Restrukturisasi PLN, Erick Thohir: Listrik Nasional Harus Layani Energi untuk Rakyat

“Beberapa bulan saya pulang ke Indonesia, saya dikontak lagi, ditanya apakah tertarik membeli klub sepak bola Eropa? Saya bilang, saya itung-itung dulu harganya. Lalu, saya bilang kalau Inggris saya belum siap, saya tertariknya Italia,” kata dia.

Ternyata tawaran klub sepak bola tersebut sesuai dengan keinginan Erick. Sebab Erick ditawari membeli saham Inter Milan.

Saat itu, Erick tak buru-buru mengambil kesempatan itu. Ia mulai yakin membeli saham Inter Milan saat ia beribadah umroh, dan melihat seseorang menggunakan baju Inter Milan dengan nomor 10.

“Tiba-tiba sebelah kanan depan saya itu pakai baju Inter Milan dengan nomor 10-Sneijder. Saya kemudian datang ke Kantor Inter Milan, dan langsung masuk menemui Moratti. Moratti bertanya mengapa saya tidak melihat Trophy Room. Saya bilang, buat Trophy itu ada di sini,” kata Erik sambil senyum.

Baca juga: Erick Thohir Dorong Penghuni Rumah dan Apartemen BUMN Pakai Kompor Listrik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Komoditas Berpotensi Turun di 2023, DJP Otimistis Capai Target Penerimaan Pajak Rp 1.718 Triliun

Harga Komoditas Berpotensi Turun di 2023, DJP Otimistis Capai Target Penerimaan Pajak Rp 1.718 Triliun

Whats New
BKN: Instansi Wajib Validasi Pendataan Tenaga Non-ASN Hasil Tahap Prafinalisasi

BKN: Instansi Wajib Validasi Pendataan Tenaga Non-ASN Hasil Tahap Prafinalisasi

Whats New
Bank Raksasa Credit Suisse Dikabarkan Akan Bangkrut, Nasibnya Bakal Seperti Lehman Brothers?

Bank Raksasa Credit Suisse Dikabarkan Akan Bangkrut, Nasibnya Bakal Seperti Lehman Brothers?

Whats New
Pertamax Turun, Simak Harga BBM Pertamina Terbaru di Semua Provinsi

Pertamax Turun, Simak Harga BBM Pertamina Terbaru di Semua Provinsi

Whats New
Penguatan Tergerus, IHSG Ditutup Naik Tipis Hari Ini

Penguatan Tergerus, IHSG Ditutup Naik Tipis Hari Ini

Whats New
Belum Genap 2 Tahun Menjabat, Direktur Unilever Mengundurkan Diri

Belum Genap 2 Tahun Menjabat, Direktur Unilever Mengundurkan Diri

Whats New
Program Digital Talent BUMN Targetkan Cetak 200.000 Talenta Digital pada 2024

Program Digital Talent BUMN Targetkan Cetak 200.000 Talenta Digital pada 2024

Whats New
Menperin Optimistis Target 2 Juta Motor Listrik pada 2025 Bisa Tercapai

Menperin Optimistis Target 2 Juta Motor Listrik pada 2025 Bisa Tercapai

Whats New
Setiap Tanggal Berapa KJP Cair?

Setiap Tanggal Berapa KJP Cair?

Spend Smart
Temuan BPK: Biaya Transfer BI Fast Tidak Transparan dan Akuntabel

Temuan BPK: Biaya Transfer BI Fast Tidak Transparan dan Akuntabel

Whats New
Presiden Jokowi Resmikan Terminal VVIP Bandara Halim Perdanakusuma

Presiden Jokowi Resmikan Terminal VVIP Bandara Halim Perdanakusuma

Whats New
Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 46 dan Syaratnya

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 46 dan Syaratnya

Whats New
Jelang Rights Issue, BTN Genjot Dana Murah

Jelang Rights Issue, BTN Genjot Dana Murah

Whats New
Ketergantungan Bahan Baku dan Komponen Impor Jadi Tantangan Utama Industri Perkapalan Tanah Air

Ketergantungan Bahan Baku dan Komponen Impor Jadi Tantangan Utama Industri Perkapalan Tanah Air

Whats New
Inflasi Naik dan Rupiah Melemah, BI Bakal Naikkan Suku Bunga Lagi?

Inflasi Naik dan Rupiah Melemah, BI Bakal Naikkan Suku Bunga Lagi?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.