PT Rintis Sejahtera Koneksikan 10 Bank Jadi BI Fast di Batch IV

Kompas.com - 27/09/2022, 14:38 WIB


JAKARTA, KOMPAS.comPT Rintis Sejahtera mengingtegrasikan 10 bank menjadi peserta BI Fast Batch IV melalui tenancy infrastructure sharing. Adapun enam diantaranya merupakan bank konvensional yakni Bank Index, BPD Sumsel Babel, BPD Nagari, BPD Kalbar, BPD DIY, serta MNC Bank.

Sementara itu, empat bank lainnya berasal dari Bank Unit Usaha Syariah, yaitu BPD Sumsel Babel Syariah, BPD Nagari Syariah, BPD Kalbar Syariah, serta BPD DIY Syariah. Direktur Marketing PT Rintis Sejatera Suryono Hidayat mengatakan,

Kerja sama yang solid dan kerja keras yang patut dibanggakan tersebtu patut tercermin dalam persiapan, pengembangan, pengujian, diskusi dan laporan ke bank indonesia hingga akhirnya layanan Bi Fast ini diwujudkan

Baca juga: Cara Transfer dari Mandiri ke Bank Lain Pakai BI Fast Mudah dan Murah

“Kami bangga, hari ini ada 10 mitra strategis yang telah berpartisipasi dalam pembayaran BI-Fast melalui infrastruktur sharing BI-Fast jaringan Prima yang didukung oleh bank sponsor, BCA, Mandiri, BNI, dan BSI,” kata Suryono, di Jakarta Selasa (27/9/2022).

Suryono mengatakan, Bank Indonesia telah meluncukran layanan BI Fast sebagai layanan pada akhir 2022. Ini dilakukan dalam rangka mendukung jaringan Prima, yang lebih efisien dan andal.

Saat ini sudah ada 15 mitra PT Rintis Sejahtera yang sudah menyatakan komitmennya untuk bergabung dengan tenancy infrastructure sharing dan akan dilaksanakan pada batch V dan VI.

“Jadi Secara total ada sebanyak 26 mitra kami yang memiliki tenancy infrastructure sharing sebagai patner untuk mendukung implementasi layanan BI Fast. Selain dapat digunakan mitra jaringan Prima, layanan BI Fast juga terbuka bagi bank atau non bank sesuai dengan ketentuan BI,” lanjut dia.

Baca juga: Biaya Transfer BI Fast Bisa Lebih Murah dari Rp 2.500

Adapun konsep multi tenancy infrastructure sharing milik PT Rintis Sejahtera, bisa menjadi solusi bagi bank mitra dalam mengimplementasikan layanan BI Fast payment sesuai dengan blueprint BI (BSPI 2025).

Suryono menambahkan, investsi hadware dan software termasuk data center dan disaster recovery center site, untuk layanan sharing infrastructur secara multi-tenency disiapkan oleh Rintis, sesuai dengan spesifikasi dari BI.

“Layanan infrastructure sharing BI Fast secara multi tenancy yang dikembangkan PT Rintis Sejahtera dapat memberikan efisiensi layanan pembayaran digital dan service level yang tinggi bagi bank mitra di tengah disrupsi pandemi dan dampak ketidakpasatian geopoloitk global,” lanjut dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beban Keuangan Meningkat, Laba Bersih INDF Menyusut

Beban Keuangan Meningkat, Laba Bersih INDF Menyusut

Whats New
Zurich Indonesia Siap Menjaring Potensi Asuransi Kendaraan Listrik Tahun Depan

Zurich Indonesia Siap Menjaring Potensi Asuransi Kendaraan Listrik Tahun Depan

Whats New
Jelang Pengumuman Inflasi, IHSG Masih Berpotensi Tertekan

Jelang Pengumuman Inflasi, IHSG Masih Berpotensi Tertekan

Whats New
Pengusaha: Pelabelan Galon Mengandung BPA Bikin Industri Jadi Sehat

Pengusaha: Pelabelan Galon Mengandung BPA Bikin Industri Jadi Sehat

Whats New
Hati-hati, Jokowi Sebut Investasi Tahun Depan Lebih Sulit

Hati-hati, Jokowi Sebut Investasi Tahun Depan Lebih Sulit

Whats New
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua Provinsi, Berlaku per 1 Desember

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua Provinsi, Berlaku per 1 Desember

Whats New
Sebut Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi Sedunia, Jokowi: Karena Hilirisasi

Sebut Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi Sedunia, Jokowi: Karena Hilirisasi

Whats New
Jokowi Tak Bermaksud Menakut-nakuti Rakyat soal Resesi Global 2023

Jokowi Tak Bermaksud Menakut-nakuti Rakyat soal Resesi Global 2023

Whats New
Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Whats New
Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Whats New
Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Whats New
Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Whats New
Rekrutmen Besar-besaran di 30 BUMN Siap Dibuka, Pantau Infonya

Rekrutmen Besar-besaran di 30 BUMN Siap Dibuka, Pantau Infonya

Work Smart
Sebut Kondisi Global Ruwet, Jokowi: Kepala Negara G20 Semuanya Pusing

Sebut Kondisi Global Ruwet, Jokowi: Kepala Negara G20 Semuanya Pusing

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.