Imbas Gempa Cianjur, Sejumlah Kantor Aset Negara Alami Kerusakan

Kompas.com - 23/11/2022, 17:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban mengungkapkan, terdapat aset negara di Cianjur, Jawa Barat yang mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022).

Salah satu yang terdampak adalah kantor perwakilan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) di wilayah tersebut. Hal ini diketahui, karena aset tersebut berada di bawah Kemenkeu.

"Sebagai contoh kalau di Kemenkeu, itu Direktorat Jenderal Pajak punya kantor di Cianjur, yang lain-lain kita lihat nanti. Itu (kantor Ditjen Pajak) lumayan rusak," ujarnya saat ditemui d Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: AAJI: Asuransi Bakal Prioritaskan Klaim Korban Bencana Gempa Cianjur

Rionald bilang, selain kantor vertikal milik Kemenkeu, beberapa kantor milik pemerintah lainnya juga ada yang terdampak gempa. Namun, saat ini masih dalam proses inventarisasi, sehingga dirinya belum dapat mengungkapkan data pasti dari aset negara yang mengalami kerusakan akibat gempa.

"Jadi tentu saat ini kita belum tahu, karena penyelematan dulu yang kita utamakan," kata dia.

Ia mengatakan, pendataan barang milik negara (BMN) akan dilakukan oleh masing-masing kementerian dan lembaga (K/L) di wilayah itu. Kemudian, data itu akan disampaikan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu untuk melihat aset mana saja yang sudah diasuransikan.

Baca juga: Kemenko Marves Serahkan Bantuan Alat Kesehatan dan Obat-obatan untuk Korban Gempa Cianjur

 


Menurut Rionald, beberapa kantor pemerintahan atau barang milik negara di wilayah terdampak telah diasuransikan, di antaranya aset yang berada di bawah Kemenkeu, seperti kantor Ditjen Pajak yang mengalami kerusakan tersebut.

Maka untuk aset negara yang telah diasuransikan, pemulihannya akan memanfaatkan klaim asuransi. Adapun program asuransi BMN ini mulai dilakukan sejak 2019 lalu.

"(Kalau BMN yang tak diasuransikan) pemulihannya biasa (dari pemerintah), kalau BMN yang ada asuransinya tentu kita klaim," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.