Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aklamasi, Komisi XI DPR Sepakat Perry Warjiyo Kembali Jadi Gubernur BI

Kompas.com - 20/03/2023, 13:10 WIB
Rully R. Ramli,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi XI DPR RI resmi menyepakati Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2023-2028. Kesepakatan ini diambil setelah Komisi XI DPR melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang dilaksanakan pada Senin (20/3/2023) hari ini.

Anggota Komisi XI DPR RI Eriko Sotarduga mengatakan, keputusan itu diambil secara aklamasi oleh para anggota komisi. Dengan pengalaman yang dimiliki menakhodai bank sentral sejak 2018, Perry dinilai sebagai calon terbaik.

"Inilah yang diputuskan bersama secara aklamasi oleh seluruh anggota Dewan Komisi XI mewakili sembilan fraksi menyatakan beliau secara aklamasi menjadi calon gubernur Bank Indonesia," kata Eriko di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/3/2023).

Baca juga: Diusulkan kembali Jadi Gubernur BI, Perry Warjiyo: Tugas Saya Kawal Perekonomian

Setelah disepakati oleh Komisi XI, DPR akan mengesahkan Perry sebagai gubernur BI periode 2023-2028 dalam rapat paripurna. Rencananya, pengesahan Perry sebagai gubernur BI akan dimasukkan agenda rapat paripurna DPR pada Selasa (21/3/2023).

Namun, hal itu bisa saja berubah. Eriko bilang, setelah pelaksanaan fit and proper test, Komisi XI DPR akan menyampaikan keputusan kepada Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI untuk ditentukan pelaksanaan pengesahan Perry sebagai gubernur BI.

"Apakah dibawa dalam rapat paripurna besok yang memang sudah dijadwalkan karena setelah besok ada libur Nyepi dan libur bersama sehingga paling cepat besok kemungkinan bisa saja Minggu depan nanti akan diputuskan dalam rapat Bamus," tutur Eriko.

Menanggapi keputusan tersebut, Perry Warjiyo menyampaikan terima kasih kepada para anggota DPR. Perry yang saat ini masih menjabat sebagai gubernur BI pun meminta dukungan kepada DPR untuk masa kepemimpinannya lima tahun ke depan.

"Secara aklamasi menyetujui agar saya menjadi Gubernur BI periode 2023-2028, sekali lagi terima kasih puji syukur," katanya.

Dalam gelaran fit and proper test, Perry mengungkapkan, salah satu fokus yang akan dijalankan pada periode kepemimpinannya lima tahun ke depan yaitu dirinya akan mengedepankan sistem meritokrasi di kantor dan pegawainya.

Hal tersebut merupakan salah satu strategi BI untuk melakukan reformasi kelembagaan untuk penguatan profesionalitas, tata kelola yang baik, dan sekaligus sebagai implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

"Reklasifikasi anggaran kebijakan dan anggaran operasional, persiapan untuk persetujuan penggunaan cadangan tujuan dan implikasinya, serta pembahasan dengan BSBI untuk proses evaluasi kinerja kelembagaan BI," ucap Perry.

Baca juga: Calon Gubernur BI yang Berpengalaman

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilih 'Kawinkan' EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Pilih "Kawinkan" EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Whats New
Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Whats New
Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Whats New
IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Whats New
Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Whats New
Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Whats New
Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Whats New
Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Whats New
OJK: Premi Asuransi 'Unitlink' Masih Alami Kontraksi

OJK: Premi Asuransi "Unitlink" Masih Alami Kontraksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

Whats New
Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Whats New
Mengenal Jenis-jenis Aset dan Contohnya

Mengenal Jenis-jenis Aset dan Contohnya

Earn Smart
Cara Bayar Virtual Account BCA via Internet Banking

Cara Bayar Virtual Account BCA via Internet Banking

Spend Smart
Simak Cara Beli Tiket Jakarta Fair 2024 secara Online

Simak Cara Beli Tiket Jakarta Fair 2024 secara Online

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com