Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kolaborasi dengan PNM dan Smesco, Indibiz Ciptakan Ekosistem Solusi Dunia Usaha

Kompas.com - 14/07/2023, 15:15 WIB
Aningtias Jatmika,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ekosistem solusi digital dunia usaha Indibiz melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM dan Smesco Indonesia Company.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kedalaman penetrasi pemberdayaan dunia usaha bagi ketiga belah pihak.

Penandatanganan MoU juga semakin mengukuhkan Indibiz sebagai entitas bisnis dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang berfokus pada segmen business to business, khususnya sektor usaha kecil dan menengah (UKM).

Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan, Indonesia saat ini memiliki 64,6 juta unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Untuk mendukung pelaku usaha nasional, diperlukan pemahaman tepat dan kerja sama dari berbagai stakeholder.

Salah satu kerja sama tersebut adalah pemilahan dan identifikasi permasalahan sesuai karakteristik masing-masing, termasuk masalah pembiayaan agar output yang dihasilkan sesuai harapan.

PNM sendiri merupakan lembaga keuangan yang berfokus pada pembukaan akses modal bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Saat ini, terdapat 15 juta nasabah PNM yang berpotensi mendapatkan solusi digital dunia usaha dari Indibiz.

Baca juga: Solusi Digital dari Indibiz Education untuk Prospek Karier Lulusan SMK, Begini Caranya

Smesco juga menaungi jutaan dunia usaha. Dengan kerja sama tersebut, pelaku usaha di bawah naungan Smesco berkesempatan mendapatkan capacity building dari sentuhan digitalisasi Indibiz.

Direktur Enterprise and Business Service Telkom FM Venusiana mengatakan bahwa Indibiz menggunakan empat pilar utama untuk membantu mencapai pertumbuhan berkelanjutan bagi pelaku usaha.

“Salah satunya adalah kolaborasi solusi pembiayaan dengan lembaga keuangan. Dalam hal ini, PNM,” ujar Venusiana dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (13/7/2023).

Dia melanjutkan, tiga pilar lain adalah solusi platform dan layanan digital, solusi kemajuan dunia usaha yang berkolaborasi dengan start-up dan developer, serta kolaborasi bersama komunitas dunia usaha untuk meningkatkan produktivitas bisnis.

Direktur Operasional, Digital, dan Teknologi Informasi PNM Sunar Basuki mengatakan, saat ini, sebanyak 15 juta nasabah PNM merupakan perempuan. Mereka akan diberi solusi bisnis digital secara berkelanjutan. Solusi digital berbisnis yang diberikan pun akan dipilihkan sesuai kepentingan dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

“Kami memiliki kategori khusus, yaitu nasabah urban, suburban, dan rural. Banyak nasabah rural jarang atau bahkan takut menggunakan aplikasi pesan singkat Whatsapp. Jadi, PNM dan Indibiz akan memaksimalkan pemanfaatan Whatsapp commerce bagi pengembangan bisnis mereka,” jelas Sunar.

Baca juga: Didukung Telkom Indonesia, Kepala LKPP Hendi Kembangkan Government Marketplace

Hal serupa juga dirasakan Presiden Direktur Smesco Leonard Theosabrata. Menurutnya, saat ini, kemampuan literasi keuangan dan digital pelaku usaha masih minim.

Oleh sebab itu, dia berharap, kolaborasi yang diinisiasi Indibiz dapat menciptakan credit scoring nasional tunggal yang memudahkan akses finansial pelaku usaha.

“Sejalan dengan Indibiz, kami juga berfokus pada pengembangan usaha kecil. Mereka dapat menjadi aggregator off-taker produk usaha mikro,” kata Leonard.

Pada kesempatan itu, Venusiana juga memastikan bahwa tim, infrastruktur, dan jangkauan Indibiz yang tersebar di seluruh negeri siap membantu dunia usaha nasional dengan ekosistem digital lengkap.

Indibiz, lanjut dia, juga akan terus mengembangkan ekosistem solusi digital dunia usaha dan semangat kolaboratif secara berkelanjutan.

“Dalam waktu dekat, kami akan menghadirkan solusi digital yang lebih lengkap dan mudah digunakan. Pelaku usaha bisa go digital hanya melalui chatbot yang ada pada aplikasi MyIndibiz,” imbuh Venusiana.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Whats New
Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-'grounded' Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-"grounded" Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Whats New
ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

Whats New
Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Whats New
Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Whats New
ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

Whats New
Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Whats New
Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com