Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pekerjaan Freelance Vs Full Time, Mana yang Lebih Untung?

Kompas.com - 20/11/2023, 09:00 WIB
Elsa Catriana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama berkarier, mungkin banyak pekerja yang terpikirkan untuk resign dari pekerjaan full-time di kantor dan memulai pekerjaan freelance atau pekerjaan lepas saja. Ini sebetulnya bukan opsi yang buruk.

Banyak freelancer atau pekerja lepas yang sukses, termasuk bisa mengembangkan diri dan mencapaigoalsnya secara finansial. Ada juga yang berpikir sebaliknya, ingin memutuskan kerjafull-time.

Namun, baik pekerjaan freelance maupun pekerjaan full time memiliki kelebihan, tantangan, dan kekurangannya tersendiri.

Baca juga: 5 Tips Mencari Pekerjaan Freelance

Ilustrasi pekerja freelance atau freelancer.SHUTTERSTOCK/GAUDILAB Ilustrasi pekerja freelance atau freelancer.

Terlepas dari pandangan masyarakat, kecocokan cara kerja kembali ke diri masing-masing. Di satu sisi, freelance memberikan fleksibilitas, tapi pekerjaan fulltime lebih stabil.

Namun, mana sebenarnya yang lebih menguntungkan?

Mengutip dari laman resmi JobStreet, Senin (20/11/2023), berikut beberapa perbandingan pekerjaan freelance dan full time. 

Pekerjaan freelance

Freelancer atau pekerja lepas adalah orang yang bekerja dan menerima pesanan kerja secara pribadi. Biasanya seorang freelancer memiliki keahlian khusus atau skill utama yang mendalam yang bisa menjadikan bekal dalam berusaha.

Baca juga: Perusahaan Penyedia Tenaga Freelance Sribu Bakal Hadirkan Layanan Baru, Apa Saja?

Perusahaan yang membutuhkan orang tambahan untuk proyek temporer biasanya memilih untuk merekrut freelancer ketimbang karyawan jangka panjang untuk menghemat biaya.

Beberapa freelancer yang memiliki keunikan tersendiri juga sering dihire oleh perusahaan dan perorangan dan tidak jarang diberikan upah yang besar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Data Terbaru Uang Beredar di Indonesia, Hampir Tembus Rp 9.000 Triliun

Data Terbaru Uang Beredar di Indonesia, Hampir Tembus Rp 9.000 Triliun

Whats New
Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Whats New
Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Whats New
Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Whats New
Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Whats New
Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Whats New
Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Bank Jual Dollar AS Rp 16.600

Rupiah Masih Tertekan, Bank Jual Dollar AS Rp 16.600

Whats New
Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Whats New
Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Whats New
Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Whats New
Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Whats New
Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akuisisi Sumber Beras Kamboja

Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akuisisi Sumber Beras Kamboja

Whats New
Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Whats New
Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com