Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mulai Mei 2024, Dana Perkebunan Sawit Rakyat Naik Jadi Rp 60 Juta Per Hektar

Kompas.com - 28/03/2024, 19:42 WIB
Rully R. Ramli,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana menaikkan dana hibah untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari Rp 30 juta per hektar (ha) menjadi Rp 60 juta per ha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, peningkatan dana hibah itu dilakukan dengan tujuan dana dapat digunakan hingga peremajaan dapat kembali berbuah, yang memakan waktu kurang lebih 4 tahun.

"Kita berharap dengan kenaikan biaya menjadi Rp 60 juta itu nanti tidak hanya di tahun pertama, tapi tahun kedua dan ketiga bisa dibiayai untuk penghidupan para pekebun," ujar Airlangga, dalam Rapat Koordinasi Nasional Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan 2019-2024, di Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Baca juga: Tingkatkan Produksi Padi, Kementan Kebut Tanam Padi Gogo di Lahan Sawit Muara Enim

Lebih lanjut Airlangga bilang, kenaikan dana hibah untuk program PSR rencananya akan mulai dilakukan pada Mei mendatang.

Pada saat bersamaan, pemerintah berencana mempermudah pekebun atau petani untuk mendapatkan program PSR dengan melakukan revisi terhadap Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 3 Tahun 2022.

"Dana PSR itu nanti akan dimulai di bulai Mei, kemudian akan ada revisi pada Permentan," kata Airlangga.

Peningkatan dana PSR merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan realisasi program yang telah diinisiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2017 itu.

Pasalnya, realisasi program PSR sampai saat ini masih jauh lebih rendah dari target yang telah dicanangkan.

Airlangga membeberkan, realisasi program PSR rata-rata hanya mencapai 50.000 ha per tahun, kurang dari 30 persen dari target yang dipatok oleh Jokowi, yakni sebesar 180.000 ha per tahun.

"Rata-rata (PSR) kita baru mencapai sekitar 50.000 ha per tahun dan ini kurang dari 30 persen dari target yang waktu itu dicanangkan bapak presiden 180.000 ha per tahun," ucapnya.

Baca juga: Temui Pebisnis Singapura, Menko Airlangga Singgung Peluang Investasi Industri Padat Karya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com