Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penerimaan Polri 2024 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Kompas.com - 06/04/2024, 21:29 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka pendaftaraan penerimaan Polri 2024 jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama.

Pendaftaran Akpol dibuka sejak 26 Maret hingga 19 April 2024, sedangkan untukBintara dan Tamtama Polri, pendaftarannya dibuka mulai 4 April sampai 25 April 2024. 

Bagi yang berminat, pendaftaran dilakukan dengan registrasi online melalui laman https://penerimaan.polri.go.id/ dan verifikasi ke Polres atau Polda setempat.

Baca juga: Kemenhub Fasilitasi Pemulangan 6 Jenazah Kecelakaan Kapal Keoyoung Sun di Jepang

 

Berikut syarat dan cara daftar Penerimaan Polri 2024 untuk Akpol, Bintara, dan Tamtama, sebagaimana dilansir dari laman resminya.

1. Penerimaan Akpol 2024

Rekrutmen Akpol merupakan penerimaan calon perwira Polri untuk menjadi perwira pertama dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Pendidikan pembentukan taruna dan taruni Akpol akan dibuka pada 2 Agustus 2024 dengan durasi empat tahun di Akpol Lemdiklat Polri Semarang, Jawa Tengah.

Ujian atau pemeriksaan penerimaan taruna dan taruni Akpol sendiri akan diselenggarakan di tingkat daerah oleh Panitia Daerah (Panda) di Polda serta di tingkat pusat oleh Panitia Pusat (Panpus) di Akpol, Semarang.

Baca juga: Ramai Sewa Lanyard BUMN untuk Bukber, Ini Kata Stafsus Erick Thohir

Berikut persyaratan umum mendaftar Akpol 2024:

  • Warga negara Indonesia (pria atau wanita)
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari institusi kesehatan
  • Berumur paling rendah 18 tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri
  • Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

Sementara itu, persyaratan khusus calon taruna dan taruni Akpol 2024 dapat dilihat di sini.

Baca juga: Lebaran 2024, MRT Jakarta Beroperasi pada Pukul 05.00-24.00 WIB

2. Penerimaan Tamtama Polri 2024

Rekrutmen ini merupakan penerimaan calon Tamtama Polri untuk menjadi Tamtama Polri dengan pangkat Bhayangkara Dua (Bharada) melalui pendidikan pembentukan Tamtama Polri. Penerimaan tamtama Polri 2024 ini akan memilih 1.600 orang pendaftar terbaik.

Peserta yang lolos seleksi penerimaan tamtama Polri 2024 wajib mengikuti pendidikan mulai dari 22 Juli 2024 hingga 18 Desember 2024. Tempat pendidikan di Pusdik Sabhara Polri dan SPN Polda Kalsel.

Berikut persyaratan umum penerimaan tamtama Polri 2024 sesuai Pasal 21 (1) UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia:

  • Warga negara Indonesia;
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  • Pendidikan paling rendah SMU/sederajat;
  • Usia minimal 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri);
  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Tidak pernah dipidana (dengan menunjukkan SKCK);
  • Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

Persyaratan khusus penerimaan tamtama Polri 2024:

  • Jenis kelamin pria, bukan anggota/mantan anggota Polri/TNI dan PNS, serta belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan Polri/TNI;
  • Berijazah serendah-rendahnya:
    • SMA/MA/SMK/MAK semua jurusan kecuali jurusan tata busana dan tata kecantikan (bukan lulusan Paket A, B, atau C) dengan kriteria lulus;
    • Lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setingkat SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setingkat SMA) dengan kriteria lulus;
    • Khusus peserta Orang Asli Papua (OAP) diperbolehkan berijazah paket A dan paket B.
  • Bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2024) melampirkan nilai rata-rata rapor semester V kelas XII minimal 70,00 atau minimal B bagi yang menggunakan alphabet, sedangkan peserta dari Polda Papua dan Papua Barat minimal 65,00 atau minimal C bagi yang menggunakan alphabet (A=80-89, B=70-79, C=60-69, D=50-59);
  • Usia minimal 17 tahun 7 bulan dan usia maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  • Usia khusus peserta Orang Asli Papua (OAP) usia minimal 17 tahun 7 bulan dan usia maksimal 25 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  • Tinggi badan minimal 165 cm, sedangkan khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) minimal 163 cm;
  • Tidak bertato dan tidak memiliki tindik di telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
  • Dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panpus/Panda tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika;
  • Tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial, dan norma hukum;
  • Membuat surat pernyataan bermaterai tentang kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah NKRI yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali;
  • Membuat surat pernyataan bermaterai untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menawarkan, menjanjikan dan menjamin dapat membantu meluluskan dalam proses tes penerimaan yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali;

3. Penerimaan Bintara Polri 2024

Penerimaan calon Bintara Polri untuk menjadi Bintara Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) melalui pendidikan pembentukan Bintara Polri. Kuota didik penerimaan bintara Polri 2024 sebesar 12.800 orang.

Pendidikan untuk penerimaan bintara Polri 2024 dimulai 22 Juli 2024 hingga 18 Desember 2024. Tempat pendidikan penerimaan bintara Polri 2024 di SPN Polda untuk Bintara PTU, Bakomsus, dan Bintara Rekpro pria; damn Sepolwan untuk Bintara PTU, Bakomsus, dan Bintara Rekpro wanita.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Whats New
Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Whats New
OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap 'Cross Ownership'

OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap "Cross Ownership"

Whats New
Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Whats New
Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Whats New
Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Whats New
Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Whats New
Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Whats New
Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Whats New
10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

Whats New
5 Dekade Hubungan Indonesia-Korsel, Kerja Sama Industri, Perdagangan, dan Transisi Energi Meningkat

5 Dekade Hubungan Indonesia-Korsel, Kerja Sama Industri, Perdagangan, dan Transisi Energi Meningkat

Whats New
Negara Penghasil Karet Terbesar Ketiga di Dunia adalah Vietnam

Negara Penghasil Karet Terbesar Ketiga di Dunia adalah Vietnam

Whats New
OJK Cabut Izin BPR Bank Jepara Artha di Jawa Tengah

OJK Cabut Izin BPR Bank Jepara Artha di Jawa Tengah

Whats New
Efek Taylor Swift, Maskapai Penerbangan Catat Lonjakan Perjalanan Udara ke Eropa

Efek Taylor Swift, Maskapai Penerbangan Catat Lonjakan Perjalanan Udara ke Eropa

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com