Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baznas: Zakat 2023 Telah Mengentaskan Kemiskinan 574.903 Jiwa

Kompas.com - 27/05/2024, 15:21 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melaporkan, pengelola zakat secara nasional telah mengentaskan kemiskinan sebanyak 574.903 jiwa sepanjang 2023.

Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, dari jumlah tersebut sebanyak 303.634 di antaranya adalah masyarakat yang berada di zona miskin ekstrem.

"Selama tahun 2023, pengelolaan zakat secara nasional telah mengentaskan kemiskinan sebanyak 574.903 jiwa," kata dia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VIII DPR, Senin (27/5/2024).

Baca juga: Bank Artha Graha dan Baznas Kerja Sama Kumpulkan Zakat melalui Kanal Digital

Pengentasan kemiskinan berarti masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan dapat diangkat berada di atas garis kemiskinan.

Adapun masyarakat yang tergolong dalam miskin ekstrem adalah penduduk yang memiliki pendapatan kurang dari Rp 351.957 per bulan.

Noor menjelaskan, jumlah mustahik atau penerima zakat yang terealisasikan dari garis kemiskinan memiliki tren yang positif.

Baca juga: Baznas Tak Lagi Terima Donasi dari McDonalds Usai Diprotes Warganet

Sebagai gambaran, sepanjang 2022 jumlah pengentasan kemiskinan yang dilakukan Baznas adalah sebanyak 463.154 jiwa.

Adapun, pada 2021 jumlah pengentasan kemiskinan yang dilakukan Baznas adalah sebanyak 449.982 jiwa.

Sebelumnya pada 2020, pengelolaan zakat Baznas mampu mengentaskan kemiskinan sebanyak 313.922 jiwa.

Baca juga: Baznas Optimis Himpun Zakat, Infak, dan Sedekah hingga Rp 41 Triliun Tahun Ini

Ke depan, Noor berharap Baznas dapat mengembangkan program-program pengentasan kemiskinan ekstrem dengan bekerja sama dengan Komisi VIII DPR RI.

"Harapan kami, kami bisa mengembangkan untuk menurunkan kemiskinan ekstrem ini bersama Komisi VIII dengan beberapa program-program yang ada," tandas dia.

Sebagai informasi, Baznas melaporkan pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) secara nasional oleh Baznas mencapai Rp 32,32 triliun dari total muzaki atau pembayar zakat sebanyak 92,60 juta orang pada 2023.

Baca juga: Baznas Jamin Transparansi Pengelolaan Dana Zakat dari Dana Masyarakat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Whats New
Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Whats New
Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Whats New
Bos Superbank Akui Selektif  Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat 'Fintech Lending'

Bos Superbank Akui Selektif Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat "Fintech Lending"

Whats New
Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Whats New
Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Whats New
Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Whats New
Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Whats New
Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Whats New
Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Whats New
Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Whats New
OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat 'Fintech Lending' Masih Rendah

OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat "Fintech Lending" Masih Rendah

Whats New
Lowongan Kerja Yamaha Indonesia untuk Lulusan SMA-S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Yamaha Indonesia untuk Lulusan SMA-S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Menteri ESDM Sebut Izin Kelola Tambang NU Bisa Terbit Tahun Ini

Menteri ESDM Sebut Izin Kelola Tambang NU Bisa Terbit Tahun Ini

Whats New
Impor Indonesia Mei 2024 Turun, Ini Penyebabnya

Impor Indonesia Mei 2024 Turun, Ini Penyebabnya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com