Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KAI Gandeng Taksi Blue Bird untuk Layani Penumpang hingga Rumah

Kompas.com - 17/09/2020, 05:09 WIB
Elsa Catriana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggandeng operator taksi Blue Bird untuk memberikan layanan last mile atau transportasi lanjutan kepada para pelanggan kereta jarak jauh dan pelanggan rail express.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari Hari Ulang Tahun ke-75 KAI pada 28 September 2020.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyatakan sebagai tahap awal, jangkauan dari kerja sama ini diimplementasikan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya sebelum diimplementasikan ke seluruh kota dari layanan operasional KAI dan Bluebird.

Baca juga: PSBB Jakarta Diperketat, Blue Bird Batasi Jumlah Penumpang

“Inovasi ini kami tujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan KAI. Integrasi layanan pada aplikasi KAI Access dan layanan Rail Express ini sebagai upaya KAI untuk membentuk suatu ekosistem transportasi secara menyeluruh,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (16/9/2020).

Menurutnya, layanan ini menjadi salah satu langkah untuk mendukung bisnis KAI yang ke depannya fokus pada transformasi digital.

Sementara itu Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo menyatakan pihaknya akan selalu menerapkan visi untuk menjadi transportasi terdepan dalam memberikan layanan yang ANDAL, yaitu Aman, Nyaman, Mudah dan Personalised dengan mengedepankan integrasi layanan antar moda, khususnya sesama layanan transportasi publik.

"Kami melihat bahwa kerja sama ini merupakan sinergi sangat baik antara BUMN dan perusahaan swasta Indonesia dalam menghadirkan jaringan antar moda yang saling terintegrasi guna memajukan industri," katanya.

Baca juga: Kereta Api Paling Rentan Penularan Covid-19? Ini Kata PT KAI

Dia menjelaskan, dengan adanya integrasi layanan antara kedua belah pihak, KAI menawarkan aksesibilitas ekstra bagi para pelanggan yang menggunakan aplikasi KAI Access.

Selain itu pelanggan juga akan mendapatkan pilihan untuk memesan layanan taksi Bluebird pada aplikasi tersebut.

Ke depannya, layanan ini akan dikembangkan juga untuk melayani kebutuhan layanan taksi penumpang untuk melakukan perjalanan dari lokasi penjemputan awal menuju ke stasiun keberangkatan.

Adapun layanan Multi-channel booking Bluebird di KAI Access ini dapat digunakan mencakup wilayah Jakarta (Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen), Bandung (Stasiun Bandung), Semarang (Stasiun Semarang Tawang) dan Surabaya (Stasiun Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Surabaya Gubeng).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pencabutan Status 17 Bandara Internasional Tak Berdampak ke Industri Penerbangan

Pencabutan Status 17 Bandara Internasional Tak Berdampak ke Industri Penerbangan

Whats New
Emiten Sawit Milik TP Rachmat (TAPG) Bakal Tebar Dividen Rp 1,8 Triliun

Emiten Sawit Milik TP Rachmat (TAPG) Bakal Tebar Dividen Rp 1,8 Triliun

Whats New
Adu Kinerja Keuangan Bank BUMN per Kuartal I 2024

Adu Kinerja Keuangan Bank BUMN per Kuartal I 2024

Whats New
Setelah Investasi di Indonesia, Microsoft Umumkan Bakal Buka Pusat Data Baru di Thailand

Setelah Investasi di Indonesia, Microsoft Umumkan Bakal Buka Pusat Data Baru di Thailand

Whats New
Emiten Persewaan Forklift SMIL Raup Penjualan Rp 97,5 Miliar pada Kuartal I 2024

Emiten Persewaan Forklift SMIL Raup Penjualan Rp 97,5 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
BNI Danai Akusisi PLTB Sidrap Senilai Rp 1,76 Triliun

BNI Danai Akusisi PLTB Sidrap Senilai Rp 1,76 Triliun

Whats New
Soroti Kinerja Sektor Furnitur, Menperin: Masih di Bawah Target

Soroti Kinerja Sektor Furnitur, Menperin: Masih di Bawah Target

Whats New
Harga Jagung Turun di Sumbawa, Presiden Jokowi: Hilirisasi Jadi Kunci Stabilkan Harga

Harga Jagung Turun di Sumbawa, Presiden Jokowi: Hilirisasi Jadi Kunci Stabilkan Harga

Whats New
IHSG Ditutup Merosot 1,61 Persen, Rupiah Perkasa

IHSG Ditutup Merosot 1,61 Persen, Rupiah Perkasa

Whats New
Emiten TPIA Milik Prajogo Pangestu Rugi Rp 539 Miliar pada Kuartal I 2024, Ini Sebabnya

Emiten TPIA Milik Prajogo Pangestu Rugi Rp 539 Miliar pada Kuartal I 2024, Ini Sebabnya

Whats New
BI Beberkan 3 Faktor Keberhasilan Indonesia Mengelola Sukuk

BI Beberkan 3 Faktor Keberhasilan Indonesia Mengelola Sukuk

Whats New
Pertemuan Tingkat Menteri OECD Dimulai, Menko Airlangga Bertemu Sekjen Cormann

Pertemuan Tingkat Menteri OECD Dimulai, Menko Airlangga Bertemu Sekjen Cormann

Whats New
Induk Usaha Blibli Cetak Pendapatan Bersih Rp 3,9 Triliun pada Kuartal I 2024

Induk Usaha Blibli Cetak Pendapatan Bersih Rp 3,9 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Kembali ke Aturan Semula, Barang Bawaan dari Luar Negeri Tak Lagi Dibatasi

Kembali ke Aturan Semula, Barang Bawaan dari Luar Negeri Tak Lagi Dibatasi

Whats New
Cek Tagihan Listrik secara Online, Ini Caranya

Cek Tagihan Listrik secara Online, Ini Caranya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com