Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Berakhir di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

Kompas.com - 13/10/2023, 16:46 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada Jumat (13/10/2023). Sementara itu, rupiah menguat pada akhir perdagangan pasar spot.

IHSG ditutup pada level 6.926,78 atau turun 8,3 poin (0,12 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level 6.935,15.

Mengutip RTI, sebanyak 220 saham melaju di zona hijau dan 308 saham di zona merah. Sedangkan 223 saham lainnya stagnan. Adapun jumlah transaksi sore ini mencapai Rp 8,7 triliun dengan volume 35 miliar saham.

Baca juga: Tips Belajar Investasi Saham Lewat Gadget untuk Pemula

Top losers yang menekan IHSG di antaranya, Bank Jago (ARTO) yang ambles 8,4 persen pada level Rp 1.620 per saham. Adaro Mineral Indonesia (ADMR) yang melemah 3,7 persen ke posisi Rp 1.155 per saham. Kemudian, Bumi Serpong Damai (BSDE) pada level Rp 1.055 per saham atau turun 3,2 persen.

Top gainers yaitu Barito Renewable Energy (BREN) yang melonjak 24,8 persen pada posisi Rp 2.360 per saham. Dilanjutkan oleh Cisarua Mountain Dairy (CMRY) yang melonjak 5,12 persen di level Rp 3.900 per saham. Selanjutnya, Transcoal Pacific (TCPI) yang bertambah 5 persen ke posisi Rp 8.775 per saham.

Bursa Asia ditutup pada teritori negatif, dengan penurunan Nikkei 0,5 persen (178,6 poin) ke level 32.316, Strait Times melemah 1,02 persen (32,9 poin) ke level 3.185,79, Hang Seng Hong Kong turun 2,3 persen (424,76 poin) pada posisi 17.813,44, dan Shanghai Komposit terkoreksi 0,64 persen (19,8 poin) pada posisi 3.088,1.

Baca juga: Perang Israel-Hamas Bikin Bursa Saham AS Menguat

Pada awal perdagangan, bursa Eropa juga bergerak melemah dengan penurunan GDAXI 0,69 persen (107,98 poin) ke level 15.317,05, dan FTSE terkoreksi 0,38 persen (29,2 poin) pada level 7.614,42.

Sementara mengutip data Bloomberg, rupiah sore ini ditutup menguat. Pukul 14.59 WIB, mata uang garuda ditutup pada level Rp 15.682 per dollar AS atau naik 18 poin (0,11 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 15.700 per dollar AS

Sementara itu, mengacu kurs tengah Jisdor, nilai tukar rupiah pada Jumat (13/10/2023) pada level Rp 15.709 per dollar AS, atau menguat dari nilai tukar Kamis (12/10/2023) sebesar Rp 15.702 per dollar AS.

Baca juga: Bursa Karbon Sepi Peminat, OJK: Jangan Bandingkan dengan Saham

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tutuka Ariadji Lepas Jabatan Dirjen Migas, Siapa Penggantinya?

Tutuka Ariadji Lepas Jabatan Dirjen Migas, Siapa Penggantinya?

Whats New
Panen Jagung bersama Mentan di Sumbawa, Jokowi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Harga

Panen Jagung bersama Mentan di Sumbawa, Jokowi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Harga

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Peritel Khawatir Bunga Pinjaman Bank Naik

Suku Bunga Acuan BI Naik, Peritel Khawatir Bunga Pinjaman Bank Naik

Whats New
Laba Bank-bank Kuartal I 2024 Tumbuh Mini, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Laba Bank-bank Kuartal I 2024 Tumbuh Mini, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Whats New
Bank Sentral AS Sebut Kenaikan Suku Bunga Tak Dalam Waktu Dekat

Bank Sentral AS Sebut Kenaikan Suku Bunga Tak Dalam Waktu Dekat

Whats New
Panduan Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM BRI Bermodal BRImo

Panduan Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM BRI Bermodal BRImo

Spend Smart
PMI Manufaktur April 2024 Turun Jadi 52,9 Poin, Menperin: Ada Libur 10 Hari...

PMI Manufaktur April 2024 Turun Jadi 52,9 Poin, Menperin: Ada Libur 10 Hari...

Whats New
Siapa Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air yang Jadi Tersangka Korupsi Timah Rp 271 Triliun?

Siapa Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air yang Jadi Tersangka Korupsi Timah Rp 271 Triliun?

Whats New
Inflasi Lebaran 2024 Terendah dalam 3 Tahun, Ini Penyebabnya

Inflasi Lebaran 2024 Terendah dalam 3 Tahun, Ini Penyebabnya

Whats New
Transformasi Digital, BRI Raih Dua 'Award' dalam BSEM MRI 2024

Transformasi Digital, BRI Raih Dua "Award" dalam BSEM MRI 2024

Whats New
Emiten Buah Segar BUAH Targetkan Pendapatan Rp 2 Triliun Tahun Ini

Emiten Buah Segar BUAH Targetkan Pendapatan Rp 2 Triliun Tahun Ini

Whats New
SYL Gunakan Anggaran Kementan untuk Pribadi, Stafsus Sri Mulyani: Tanggung Jawab Masing-masing Kementerian

SYL Gunakan Anggaran Kementan untuk Pribadi, Stafsus Sri Mulyani: Tanggung Jawab Masing-masing Kementerian

Whats New
Saat Sri Mulyani Sampai Turun Tangan Urusi Kasus Alat Tunanetra SLB yang Tertahan Bea Cukai

Saat Sri Mulyani Sampai Turun Tangan Urusi Kasus Alat Tunanetra SLB yang Tertahan Bea Cukai

Whats New
Emiten Manufaktur Kosmetik VICI Catat Pertumbuhan Laba Bersih 20 Persen Menjadi Rp 47,1 Miliar pada Kuartal I-2024

Emiten Manufaktur Kosmetik VICI Catat Pertumbuhan Laba Bersih 20 Persen Menjadi Rp 47,1 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Jalankan Fungsi Perlindungan Masyarakat, Bea Cukai Banten Berantas Peredaran Barang Ilegal

Jalankan Fungsi Perlindungan Masyarakat, Bea Cukai Banten Berantas Peredaran Barang Ilegal

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com