Salin Artikel

Garuda Metalindo Gelontorkan Belanja Modal Rp 55 Miliar pada Semester I-2021

Direktur Utama BOLT Ervin Wijaya mengungkapkan, penyerapan anggaran belanja tahun ini dialokasikan untuk pembangunan pabrik fasilitas produksi baru yang berada di Cibitung. Selain itu, capex juga dialokasikan untuk membeli mesin-mesin baru, serta biaya untuk maintenance mesin.

"Kami berencana menambah range produk sehingga menambah kapasitas dengan membangun pabrik produksi baru," kata Ervin dalam public expose live, Selasa (7/9/2021).

Pada pemaparan tersebut Ervin juga menjelaskan kinerja perseroan selama semester I tahun 2021. Dalam paparannya, BOLT mencatatkan pertumbuhan penjualan bersih di semester I tahun 2021 sebesar Rp 532,8 miliar atau tumbuh 42,5 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp 373,9 miliar.

Laba kotor perseroan semester I tahun ini tercatat Rp 92,32 miliar atau naik 114,8 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp 42,9 miliar. Sementara itu, laba bersih BOLT semester I tahun ini tercatat Rp 22 miliar, sementara periode sama tahun lalu, BOLT mencatatkan rugi bersih Rp 10,5 miliar.

Direktur Garuda Metalindo Anthony Wijaya mengungkapkan, di awal tahun 2021, pandemi Covid-19 masih merupakan tantangan terbesar bagi perekonomian Indonesia dan industri otomotif. Berbagai insentif pemerintah memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia dan kinerja perusahaan.

“Semua sektor industri khususnya industri otomotif di dalam negeri maupun luar negeri sudah mulai menunjukkan peningkatan produksi dan penjualan di semester 1 tahun 2021 dibandingkan dengan tahun lalu, karena hampir semua pabrikan otomotif kendaraan roda 2, kendaraan roda 4 dan komponen otomotif sudah mulai meningkatkan produksinya walaupun masih belum maksimal,” ujar Anthony.

Anthony menjabarkan, BOLT telah mencatatkan peningkatan penjualan konsolidasi bersih sebesar 42,52 persen dan peningkatan laba bersih oerusahaan sebesar 309,74 persen di semester 1 tahun 2021, dibandingkan dengan semester 1 tahun 2020.

Peningkatan kinerja Perusahaan tersebut terutama disebabkan adanya pemulihan permintaan di pasar domestik dan ekspor.


Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperkirakan penjualan mobil di Indonesia hanya sekitar 750.000 unit di tahun 2021, atau naik sekitar 40,97 persen dari tahun 2020. Penjualan kendaraan roda empat di semester 1 tahun 2021 naik sebesar 50,79 persen dibandingkan dengan semester 1 tahun 2020.

Sedangkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) optimis memprediksi penjualan sepeda motor di Indonesia di tahun 2021 akan mengalami kenaikan, yaitu sekitar 4,3 - 4,6 juta unit atau naik sekitar 17,5 – 25,6 persen dari tahun 2020. Penjualan sepeda motor di semester 1 tahun 2021 naik sebesar 30,6 persen dibandingkan dengan semester 1 tahun 2020.

Anthony menambahkan, bisnis BOLT ke pasar global di tahun 2021 masih tetap terus berjalan melalui kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya. Prospek dari pelanggan-pelanggan baru di pasar ekspor juga akan menunjang pertumbuhan penjualan Perusahaan di tahun 2021.

“Selama semester 1 tahun 2021, penjualan ekspor tetap mengalami peningkatan sebesar 107 persen dibandingkan dengan semester 1 tahun 2020. Disamping itu, pengembangan bisnis di pasar domestik juga terus tetap berjalan dengan penambahan produk-produk dan juga penjajakan pelanggan baru,” kata dia.

https://money.kompas.com/read/2021/09/08/081053926/garuda-metalindo-gelontorkan-belanja-modal-rp-55-miliar-pada-semester-i-2021

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.