Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Buat Paspor Haji dan Umrah 2023 serta Syarat-syaratnya

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi telah mencabut syarat rekomendasi dari Kementerian Agama (Kemenag) untuk pengurusan paspor haji dan umrah. 

Dengan demikian, jemaah haji dan umrah yang hendak mengurus paspor tidak perlu lagi melampirkan surat rekomendasi Kemenag.

Pencabutan rekomendasi Kemenag sebagai syarat pengurusan paspor untuk umrah tercantum dalam Surat Direktur Jenderal Imigrasi perihal Pelayanan Penerbitan Paspor RI bagi Jemaah Haji dan Umrah nomor IMI-GR.01.01-0070 tertanggal 22 Februari 2023.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Silmy Karim mengatakan, dicabutnya syarat rekomendasi Kemenag bukan berarti Imigrasi tidak melakukan pengawasan.

"Imigrasi akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap pemohon paspor yang diduga dapat melakukan penyalahgunaan," ujar Silmy Karim. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan di kantor Imigrasi serta Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di bandara, melalui wawancara singkat oleh petugas Imigrasi.

Lalu, apa saja syarat dan cara membuat paspor haji dan umrah 2023? 

Pada dasarnya, penerbitan paspor haji dan umrah sama hal dengan paspor biasa (hijau). Perbedaannya pada kelengkapan dokumen dan pencantuman nama (minimal dua suku kata).

Syarat buat paspor haji dan umrah 2023

Dilansir dari laman Indonesia.go.id, berikut syarat umum permohonan paspor baru untuk haji dan umrah:

Persyaratan dokumen

Permohonan paspor dapat diajukan secara manual atau elektronik dengan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan, di antaranya:

  • Kartu tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri.
  • Kartu keluarga (KK).
  • Dokumen berupa akta kelahiran, akta perkawinan, buku nikah, atau ijazah.
  • Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  • Surat penetapan ganti nama (bagi yang telah mengganti nama) dari pejabat yang berwenang.
  • Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.

Seluruh dokumen tersebut dikumpulkan dan dilampirkan oleh jemaah haji dan umrah pada saat ingin membuat paspor.

Cara buat paspor haji dan umrah 2023

Adapun cara membuat paspor dapat dilakukan secara online melalui aplikasi M-Paspor. Aplikasi ini diunduh melalui App Store atau Google Play. Berikut langkah-langkahnya:

Tahap selanjutnya adalah pembayaran yang harus segera dilakukan setelah pemohon mengirimkan atau submit data. Adapun pembayaran, bisa dilakukan melalui teller bank, ATM, Pos Indonesia, atau minimarket.

Meski pemohon telah menyelesaikan tahap pembayaran, masih bisa mengganti tanggal kedatangan ke kantor imigrasi. Caranya dengan klik informasi yang ada di halaman utama aplikasi.

Selanjutnya, pemohon bisa mendatangi kantor imigrasi sesuai jadwal yang dipilih dengan membawa sejumlah berkas syarat membuat paspor. Berkas tersebut digunakan untuk verifikasi data dan wawancara dengan petugas

Setelah selesai, pemohon bisa menyampaikan kepada petugas jika ingin paspor dikirim via kantor pos ke rumah atau alamat lain.

Biaya membuat paspor

Dilansir dari laman Imigrasi, biaya membuat paspor adalah sebagai berikut:

  • Paspor biasa nonelektronik 48 halaman: Rp 350.000.
  • Paspor biasa elektronik (e-pasport) 48 halaman: Rp 650.000.
  • Bagi pemohon yang ingin mengakses layanan percepatan paspor selesai pada hari yang sama, bisa membayar Rp 1 juta di luar biaya penerbitan paspor.

Demikian informasi seputar syarat dan cara membuat paspor haji dan umrah terbaru 2023. 

https://money.kompas.com/read/2023/03/26/235613526/cara-buat-paspor-haji-dan-umrah-2023-serta-syarat-syaratnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke