Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pengalaman Pakai GoTransit, Bisa Pangkas Biaya Transportasi?

Namun demikian, biaya transportasi yang murah tentu akan dibandingkan dengan biaya lokasi tempat tinggal strategis dengan harga yang mahal. Sebut saja biaya kos-kosan di Jakarta Pusat sekitaran SCBD Sudirman, Gambir, atau Thamrin merogoh kocek sekitar Rp 3 jutaan per bulan.

Ini tentu berbanding terbalik jika kamu memiliki tempat tinggal di sekitar Bogor, Bekasi, Depok, atau Tangerang.  Biaya ojek online saja bisa mencapai Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per hari.

Rinciannya, ongkos dari rumah ke Stasiun Bogor Rp 45.000, dari Bogor menuju stasiun Tebet dengan biaya Rp 5.000, lalu dari Stasiun Tebet naik Transjakarta menuju Halter Gelora Bung Karno Rp 3.500.

Jadi totalnya Rp 53.500, nilai tersebut bisa lebih mahal jika berangkat pagi dalam kondisi terburu - buru dan harus menggunakan ojek online, bisa-bisa biaya per trip kamu berkali-kali lipat mahalnya.

Lalu, apakah ada alternatif lain yang bisa digunakan dengan harga murah ?

Tentu saja, jika mau eksplore lebih dalam, ternyata kita bisa mendapatkan transportasi murah, meskipun kamu tinggal di pinggiran Jakarta. Contoh saja nih, jika kamu tinggal di Bogor dan ingin pergi ke Ji-Expo, ada alternatif transportasi murah yang bisa kamu gunakan.

Kamu bisa naik KRL dari stasiun bogor menuju Stasiun Jakarta Kota dengan biaya Rp 6.000. Lalu, dari Stasiun kota kamu bisa naik Jak Lingko yang saat ini masih gratis, hanya dengan melakukan tap in-tap out. Jadi biaya transportasi kamu dari Bogor ke Ji-Expo hanya Rp 6.000 saja per perjalanan, murah bukan?

Memang sesekali terasa lebih murah dengan promo - promo yang diberikan. Namun, tentunya itu tidak bisa didapatkan setiap hari. Jadi kamu harus pintar-pintar memanfaatkan promo untuk mendukung gaya hidup frugal kamu.

Misalkan, kamu ingin pergi ke Menara Kompas lewat stasiun Palmerah, dan kamu tinggal di Parung Panjang. Kamu bisa mendapatkan harga Rp 9.000 hingga Rp 10.000 jika kamu berangkat dari rumah menggunakan Go Transit.

Pengalaman penulis, sempat menggunakan beberapa kali fasilitas ini, dan memang bisa memangkas biaya perjalanan hingga Rp 10.000-Rp 20.000. Cukup menghemat sekali bagi kamu yang tiap hari harus berangkat kerja.

Pengalaman saya pergi bekerja ke Menara Kompas, harga transportasi dari rumah di daerah Parung Panjang ke Stasiun Parung Panjang hanya di bandrol Rp 5.000 per perjalanan. Lalu dari Stasiun Parung Panjang menuju Stasiun Palmerah Rp 4.000, jadi per trip saya hanya perlu membayar Rp 9.000, sudah diantar Gojek sampai rumah.

Transportasi yang menghubungkan pinggiran Jakarta ke pusat kota juga beraneka ragam. Misalnya bus, JR Connexion yang melayani rute Bekasi, Depok, Bogor, dan Tangerang, tarifnya sekitar Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per trip.

Nah, dari pengalaman tersebut, hadirnya ojek online bisa menjadi solusi bagi kamu untuk menghemat waktu sampai di lokasi kerja. Namun, jika kamu menganut gaya hidup frugal living, kamu tentu harus mengorbankan waktu demi biaya transportasi yang lebih murah.

https://money.kompas.com/read/2024/06/05/211200126/pengalaman-pakai-gotransit-bisa-pangkas-biaya-transportasi-

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini, NIK Bisa Digunakan untuk 7 Layanan Pajak Ini

Mulai Hari Ini, NIK Bisa Digunakan untuk 7 Layanan Pajak Ini

Whats New
Gandeng Shopee, SiCepat Siap Beri Garansi Waktu Pengiriman Paket

Gandeng Shopee, SiCepat Siap Beri Garansi Waktu Pengiriman Paket

Whats New
Jawa Timur Posisi 1 Penduduk Miskin Terbanyak Per Maret 2024, Ini Daftar 9 Provinsi Lain

Jawa Timur Posisi 1 Penduduk Miskin Terbanyak Per Maret 2024, Ini Daftar 9 Provinsi Lain

Whats New
Sun Life Indonesia Umumkan Angkat Teck Seng Ho Jadi Presdir Baru

Sun Life Indonesia Umumkan Angkat Teck Seng Ho Jadi Presdir Baru

Whats New
Minuman Berpemanis Kena Cukai, Kemenperin: Industri Kecil Akan Terdampak

Minuman Berpemanis Kena Cukai, Kemenperin: Industri Kecil Akan Terdampak

Whats New
Hasil Riset: Kebiasaan Belanja Gen Z Sangat Dipengaruhi TikTok

Hasil Riset: Kebiasaan Belanja Gen Z Sangat Dipengaruhi TikTok

Spend Smart
Muhammadiyah Disebut Bakal Dirikan Bank Syariah, Ketua Pengurus: Memang Ada Rencana...

Muhammadiyah Disebut Bakal Dirikan Bank Syariah, Ketua Pengurus: Memang Ada Rencana...

Whats New
Sri Mulyani Minta Restu DPR Suntik 4 BUMN dan Bank Tanah Rp 6,1 Triliun

Sri Mulyani Minta Restu DPR Suntik 4 BUMN dan Bank Tanah Rp 6,1 Triliun

Whats New
Banyak Perusahaan Kurangi Karyawan, Emiten GPS Ini Beberkan Strategi Pertahankan Pekerjanya

Banyak Perusahaan Kurangi Karyawan, Emiten GPS Ini Beberkan Strategi Pertahankan Pekerjanya

Whats New
Ada Gangguan PDN, Kementerian Investasi Pastikan Layanan Perizinan Berusaha Tetap Berjalan Normal

Ada Gangguan PDN, Kementerian Investasi Pastikan Layanan Perizinan Berusaha Tetap Berjalan Normal

Whats New
IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat di Akhir Sesi

IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat di Akhir Sesi

Whats New
Stasiun Ramai, Penumpang KRL Jabodetabek Capai 489.017 Orang

Stasiun Ramai, Penumpang KRL Jabodetabek Capai 489.017 Orang

Whats New
Soal Selegram Aceh Marah-marah Paspornya Ditolak, Ini Penjelasan AirAsia Indonesia

Soal Selegram Aceh Marah-marah Paspornya Ditolak, Ini Penjelasan AirAsia Indonesia

Whats New
Aturan Baru BRI, Rekening Tanpa Transaksi 180 Hari Berubah Jadi 'Doormant'

Aturan Baru BRI, Rekening Tanpa Transaksi 180 Hari Berubah Jadi "Doormant"

Whats New
Penyerapan LNG Domestik Meningkat, PGN Amankan Pasokan dengan Kontrak MSA

Penyerapan LNG Domestik Meningkat, PGN Amankan Pasokan dengan Kontrak MSA

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke