Himpun UMKM, Sarinah Gelar Pekan Lurik

Kompas.com - 19/03/2019, 16:37 WIB
Gedung pusat perbelanjaan Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/15). Sarinah merupakan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang dibangun dan diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. RADITYA HELABUMIGedung pusat perbelanjaan Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/15). Sarinah merupakan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang dibangun dan diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

JAKARTA, KOMPAS.com - BUMN ritel Sarinah menghimpun sejumlah UMKM wastra menggelar Pekan Lurik Indonesia. Selain memberdayakan UMKM, acara ini digelar untuk melestarikan wastra Nusantara.

Tenun merupakan wastra yang kehadirannya lebih dulu dibandingkan batik, sementara lurik adalah wastra bermotif garis-garis khas yang sudah lama dikenal di Jawa.

Adapun tenun lurik kini berkembang sangat pesat, tanpa terkecuali di kalangan pecinta mode dan milenial.

Pekan Lurik Indonesia digelar pada 19-31 Maret 2019 di Sarinah Thamrin, Jakarta. Pameran ini digelar dengan menggandeng Himpunan Wastraprema.

Baca juga: Era Digital, Sarinah Tetap Bina Mitra UKM

"Sarinah mengajak pengrajin, pelaku, pemerhati, dan pecinta seni dengan menampilkan Pameran Lurik Indonesia, Pasar Lurik, peragaan busana, hingga bincang-bincang tentang wastra tenun lurik," tulis Sarinah dalam pernyataannya, Selasa (19/3/2019).

Dalam kegiatan Pasar Lurik, Sarinah menggandeng beragam UMKM pengrajin lurik dari Jawa, salah satunya adalah Lurik Kurnia yang merupakan salah satu pengrajin lurik tertua dari Yogyakarta. Ada pula UMKM tenun dari NTT dan Badui.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X