Mobil Layanan Pajak Layani Masyarakat yang Lapor SPT dan Mengurus EFIN

Kompas.com - 21/03/2019, 12:55 WIB
Mobil Layanan Pajak di depan Gedung Kompas Gramedia Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (21/3/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAMobil Layanan Pajak di depan Gedung Kompas Gramedia Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terus mendorong wajib pajak untuk segera melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak Penghasilan (PPh).

Sebab, tenggat waktu pelaporan SPT untuk wajib pajak pribadi yang akan jatuh tempo pada 31 Maret 2019 tinggal 10 hari lagi. Selebihnya, wajib pajak harus membayarkan denda ketika melaporkan SPTNya.

Untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan SPT tersebut, DJP pun membuka layanan pelaporan SPT keliling dengan Mobil Layanan Pajak dan Pojok Pajak, salah satunya yang tengah berlangsung di kawasan kantor Kompas Gramedia di Palmerah Selatan, Jakarta yang berlangsung dari 20 Maret 2019 hingga 21 Maret 2019 hari ini.

Petugas dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang 3 Arifudin menjelaskan, layanan Mobil Pajak keliling dilakukan di instansi-instansi yang menjadi tanggung jawab KPP di wilayah tersebut.

Untuk KPP Pratama jakarta Tanah Abang 3 sendiri sudah melakukan layanan Mobil Pajak di Kelurahan Gelora, Kelurahan Bendungan Hilir, dan di Komplek DPR RI.

"Kemarin sempat di komplek DPR, Ketua DPR menyampaikan SPTnya dengan e-filing," ujar Arifudin.

Sharon (23), salah satu pegawai di Kompas Gramedia mengaku cukup terbantu dengan layanan Mobil pajak keliling ini. Sebagai wajib pajak yang baru pertama kali menyampaikan SPT, layanan keliling cukup membantunya dalam melakukan pengsian SPT tanpa perlu menyambangi KPP. Sebab, dengan jadwal kerjanya yang tak pasti, mengantri di KPP bisa jadi merepotkan.

"Karena masih baru pertama kali, jadi mumpung ada layanannya di kantor sekalian aja," ujar Sharon.

Adapun Ari (24) dan Indah (23) mengatakan, mereka hanya ingin mengaktivasi EFIN (Electronic Filing Identification Number) dan memilih untuk melakukan pelaporan SPT secara mandiri.

Untuk melaporkan SPT melalui layanan Pojok Pajak ataupun Mobil Layanan Pajak dari KPP terdekat, wajib pajak hanya perlu membawa bukti potong 1721-A1 dari perusahaan tempat dirinya bekerja, serta menyiapkan perubahan daftar harta yang terjadi selama 2018.

Arifuddin mengatakan, dalam proses pelaporan pajak di KPP ataupun di layanan keliling ini, wajib pajak tetap mengisi laporan SPTnya secara mandiri, sementara petugas hanya membantu mengarahkan.

"Di aplikasinya juga sudah ada panduannya, tinggal mereka mengisi arahannya," ujar dia.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir: Hampir Semua Negara “Bertempur” Mencari PCR

Stafsus Erick Thohir: Hampir Semua Negara “Bertempur” Mencari PCR

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Tetap Ingin Tuntut Said Didu | Jumlah Paten China Kalahkan AS

[POPULER MONEY] Luhut Tetap Ingin Tuntut Said Didu | Jumlah Paten China Kalahkan AS

Whats New
Bill Gates Prediksi AS Benar-benar Terbebas dari Virus Corona Pada Tahun 2021

Bill Gates Prediksi AS Benar-benar Terbebas dari Virus Corona Pada Tahun 2021

Whats New
Kadin Usul Pemerintah Bantu Bayar THR Karyawan

Kadin Usul Pemerintah Bantu Bayar THR Karyawan

Whats New
Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan

Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan

Whats New
Kemenhub Godok Aturan soal Pengendalian Mudik 2020

Kemenhub Godok Aturan soal Pengendalian Mudik 2020

Whats New
1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain

1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain

Whats New
BAZNAS Salurkan Infak Biaya Asuransi untuk 17.000 Relawan Gugus Tugas Covid-19

BAZNAS Salurkan Infak Biaya Asuransi untuk 17.000 Relawan Gugus Tugas Covid-19

Whats New
Pemerintah Alihkan Dana Desa hingga Rp 24 Triliun untuk BLT

Pemerintah Alihkan Dana Desa hingga Rp 24 Triliun untuk BLT

Whats New
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur 250.000 Ton Gula ke Pasar

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur 250.000 Ton Gula ke Pasar

Whats New
DANA Ajak Penggunanya Mendata Warung, Untuk Apa?

DANA Ajak Penggunanya Mendata Warung, Untuk Apa?

Whats New
Dukung Pembatasan Sosial, PGN Terapkan Catat Meter Mandiri dan Dorong Pembayaran Daring

Dukung Pembatasan Sosial, PGN Terapkan Catat Meter Mandiri dan Dorong Pembayaran Daring

Whats New
Bank dan Leasing Sudah Mulai Terima Keringanan Kredit Nasabah

Bank dan Leasing Sudah Mulai Terima Keringanan Kredit Nasabah

Whats New
Demi Penanganan Corona, Sri Mulyani Tunda Pencairan Anggaran Proyek Infrastruktur Kurang Prioritas

Demi Penanganan Corona, Sri Mulyani Tunda Pencairan Anggaran Proyek Infrastruktur Kurang Prioritas

Whats New
Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X