"Buyback" Indosat, Wacana yang Muncul Lagi di Kampanye Pilpres

Kompas.com - 26/03/2019, 13:05 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di GOR Jakarta Utara, Senin (25/3/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comCalon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di GOR Jakarta Utara, Senin (25/3/2019).

Pertama, kinerja keuangan dan harga saham Indosat disebut belum sesuai harapan. Hal ini menurut Drajad bisa membuat Qatar (Ooredoo Asia/Qtel) sebagai pemegang 65 persen saham Indosat melepas sahamnya.

Kedua, ucap Drajad, negara bisa melakukan barter di bidang lain yang sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia dan kepentingan komersial Ooredoo Asia.

"Ketiga, dalam aksi korporasi seperti M&A (merger & akuisisi) dan lain-lain, sering kali faktor non-korporasi berperan penting, entah itu hubungan baik, kepentingan strategis, dan sebagainya" kata dia.

"Qatar sekarang sedang diisolasi oleh negara-negara Teluk lainnya. Ini peluang strategis yang bisa dimanfaatkan Indonesia," kata Drajad.

Baca juga: 2018, Indosat Merugi Rp 2,4 triliun

Drajad mengatakan, buyback saham Indosat bisa melalaui penyertaan modal negara (PMN) yang diberikan kepada BUMN.

Nanti BUMN yang sudah disuntik modal tersebut bisa melakukan aksi korporasi untuk membeli saham Indosat yang saat ini dikuasai oleh Qatar Telecom.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PMN sendiri diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sumbernya dari pajak rakyat serta bea dan cukai.

"Bisa jadi PMN yang berasal dari APBN atau kombinasi dengan sumber-sumber lain. Untuk saat ini BPN membuka semua opsi," kata dia.

Terlalu dini

Namun, rencana penggunaan anggaran negara untuk mengambil alih saham korporasi ini mendapatkan penentangan dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.