Gubernur BI Optimistis Ekonomi Indonesia Bakal Tumbuh Lebih Cepat

Kompas.com - 27/03/2019, 12:48 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Perry Warjiyo pada acara pelantikan Ketua ISEI cabang Kendari di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/2/2019). Dok. ISEIGubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Perry Warjiyo pada acara pelantikan Ketua ISEI cabang Kendari di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan optimismenya terhadap prospek perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya, ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam beberapa tahun ke depan.

Pasalnya, Indonesia dianggap mampu menjaga ketahanan dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah lesunya perekonomian global tahun lalu.

"Tahun 2018 telah dilewati dan menyongsong 2019 mendatang, melihat bagaimana prospek ekonomi ke depan saya meyakini dan optimis ekonomi Indonesia ke depan akan lebih baik, pertumbuhan ekonomi tingi dan akan lebih cepat meningkatnya ke depan," ujar Perry di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Baca juga: Gubernur BI: Tahun 2018 Ekonomi Dunia Betul-betul Tidak Ramah

Sebagai catatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 lalu berada dalam posisi 5,17 persen, dengan inflasi 3,13 persen. Sementara, BI memperkirakan dalam jangka menengah hingga tahun 2024 mendatang, ekonomi Indonesia bisa tumbuh mulai dari 5,6 persen sampai 6,1 persen.

Salah satu upaya yang dilakukan BI untuk menjaga momentum pertumbuhan adalah dengan memperkuat sinergi. Berbagai bauran kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, juga pengembangan pasar syariah.

Baca juga: Dua Faktor yang Dipercaya Bikin Ekonomi RI Tahun Ini Lebih Baik

Perry mengatakan, kebijakan moneter memang bertujuan untuk menjaga stabilitas, sementara untuk empat kebijakan lainnya bertujuan menyokong pertumbuhan ekonomi.

"Kita sudah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sejak 2014, dalam 5 tahun terakhir," ujar dia.

Perry pun menekankan pentingnya menjaga konsistensi untuk menjaga outlook perekonomian agar terus membaik. Selain itu juga menjaga sinergi dengan beberapa otoritas terkait untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

"Kita harus menjaga sinergi dan konsistensi bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih baik,"ujar dia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.