Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Darmin: Lanjutkan Studi Dahulu Sebelum Indonesia Pindah Ibu Kota

Kompas.com - 30/04/2019, 19:27 WIB
Fika Nurul Ulya,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke luar pulau Jawa.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan perlunya terus melanjutkan studi secara matang sebelum melakukan pemindahan.

"Sudahlah kita lihat dulu. Studinya saja dilanjutkan dulu," kata Darmin di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Selain itu, Darmin meminta kepada masyarakat untuk menunggu kelanjutan rencana pemindahan ibu kota tersebut. Pasalnya, sampai saat ini Presiden Jokowi pun belum menargetkan tempat resminya.

Baca juga: 3 Alasan Ibu Kota Harus Pindah dari Jakarta

"Kita tunggu sajalah apa katanya, lagipula belum diputuskan dimana pemindahannya. Rencana kotanya saja belum diputuskan," ucap Darmin.

Sebelumnya, pemindahan ibu kota ini memang telah lama didiskusikan. Jokowi yakin pemindahan ibu kota dari Jakarta terwujud suatu hari nanti.

Oleh sebab itu, Jokowi pun menekankan persiapan yang matang demi mewujudkan hal itu. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta pada Senin pagi saat membahas pemindahan ibu kota.

Baca juga: Soal Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Menkeu Tunggu Perencanaan Matang

Pemindahan ibukota ini bertujuan untuk memeratakan pembangunan di Indonesia. Selain itu, pemindahan ibu kota juga harus memperhatikan administrasi pemerintah pusat agar selalu efisien.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com