BI Yakini Inflasi di Mei 2019 Hanya Musiman

Kompas.com - 10/06/2019, 13:57 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat halal bi halal di kantornya, Jakarta, Senin (10/6/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat halal bi halal di kantornya, Jakarta, Senin (10/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengakui bahwa inflasi yang terjadi pada Mei 2019 diluar dari perkiraan. Kendati begitu, dia mengatakan inflasi tersebut wajar terjadi.

“Biasa kalau di ramadan, memang sedikit lebih tinggi dari yang kita perkirakan. Ingat sebelum ramadan, pemantauan harga kami sampai minggu keempat, itu kan 0,47 persen month to month-nya,” ujar Perry di Jakarta, Senin (10/6/2019).

Menurut Perry, ada beberapa komoditas pangan yang inflasinya lebih tinggi dari yang diperkirakan. Namun, lanjut dia, hal tersebut hanya terjadi sementara saja.

“Tapi kami yakini ini musiman lebaran. Jadi kami yakini ke depan itu, inflasi akan rendah dan terkendali,” kata Perry.

Perry memprediksi lanju inflasi akan tetap terkendali hingga akhir tahun nanti.

“Insya allah inflasi akan rendah terkendali, perkiraan kami akan mendekati 3,2 persen atau 3,1 persen, bahkan di akhir tahun,” ucap dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi pada Mei 2019 sebesar 0,68 persen, naik dibandingkan Mei 2018 yang hanya 0,21 persen.

Secara tahunan, inflasi dari Maret 2018 ke Maret 2019 mencapai 3,32 persen. Adapun inflasi tahun berjalan Januari-Mei 2019 sebesar 1,48 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi Mei 2019 terkendali. Meski begitu inflasi Mei 2019 tidak bisa dibandingkan dengan Mei 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X