Saat Pemerintah Dipusingkan dengan Pajak Perusahaan Digital

Kompas.com - 08/07/2019, 15:40 WIB
Ilustrasi aplikasi Instagram IstIlustrasi aplikasi Instagram

Oleh karena itu, pada tahap awal pemerintah dapat menerapkan skema PPN berdasarkan konsumsi konsumen.

Skema ini tidak memerlukan revisi undang-undang dan cukup dengan peraturan menteri.

Skema PPN menyasar transaksi business to business (B2B) bernilai besar. PPN bisa dipungut terhadap layanan digital berbayar atau berlangganan yang dibebankan ke konsumen.

Meski demikian, skema PPN memiliki kelemahan karena tidak bisa dikenakan untuk transaksi business to customer (B2C) seperti yang ditawarkan Google dan Facebook.

Sejauh ini belum ada konsensus global untuk memajaki perusahaan penyedia layanan gratis lintas negara. Namun, konsensus global diharapkan mulai bisa dilaksanakan tahun depan.

Dengan jumlah penduduk dan pengguna internet yang besar, Indonesia merupakan pasar utama perusahaan penyedia layanan konten dan aplikasi internet.

Laporan Google-Temasek berjudul ”e-Conomy SEA 2018”, nilai ekonomi internet Indonesia yang dilihat dari nilai kotor penjualan barang (gross merchandise value/GMV) mencapai 27 miliar dollar AS pada 2018.

Angka itu tumbuh 49 persen dibandingkan tahun 2015 dan merupakan pertumbuhan tertinggi di kawasan. Pada tahun 2025, nilainya diperkirakan akan mencapai 100 miliar dollar AS.

Jumlah pengguna internet di Indonesia juga tumbuh pesat. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebutkan, pengguna internet di Indonesia mencapai 171 juta jiwa tahun lalu, bertambah sekitar 28 juta jiwa dibandingkan setahun sebelumnya yang 143,26 juta jiwa.

Penetrasi internet mencapai 64,8 persen tahun 2018 atau naik 10,12 persen dibandingkan tahun 2017 yang 54,68 persen.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X