Menhub Usulkan MRT dan KAI Punya Pembangkit Listrik Sendiri

Kompas.com - 06/08/2019, 21:19 WIB
Stasiun MRT Jakarta Stasiun Bundaran HI, Rabu (17/4/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaStasiun MRT Jakarta Stasiun Bundaran HI, Rabu (17/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginginkan perusahaan penyedia jasa transportasi umum seperti PT MRT Jakarta dan PT KAI mempunyai pembangkit listrik tersendiri.

Dia ingin kedua perusahaan tersebut berinvestasi untuk membangun pembangkit listrik. Dengan demikian, diharapkan mampu mem-back up PLN jika terjadi gangguan pasokan listrik seperti yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) lalu.

“Saya ingin mengusulkan MRT dan KAI diberikan kesempatan untuk investasi di pembangkit listrik. Supaya dia bisa melayani sendiri (kebutuhan listriknya),” ujar Budi di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Baca: PT MRT Minta PLN Tingkatkan Kehandalan Pasokan Listriknya

Budi menambahkan, dirinya akan melakukan pembicaraan dengan PLN mengenai wacana tersebut. Diharapkan dengan adanya pembangkit sendiri alat transportasi umum tak akan terganggu operasionalnya jika jaringan listrik milik PLN mengalami kendala di kemudian hari.

“Apa yang dibuat oleh MRT dan LRT ini bisa saja bukan hanya mengelola 100 mega (watt), tapi 200 mega (watt), yang 100 mega dishare ke pemerintah. Bukan tidak mungkin kerja sama dengan PLN juga,” kata Budi.

Sebelumnya, matinya aliran listrik di wilayah Jakarta membuat empat rangkaian perjalanan MRT Jakarta terhenti. Sebanyak 3.000 orang penumpang harus dievakuasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kesempatan terpisah, Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin mengatakan, cadangan pembangkit listrik atau backup genset di stasiun dan bukan di kereta.

Sehingga, matinya aliran listrik tidak mengganggu operasional MRT secara keseluruhan.

"Pembangkit listrik cadangan kami untuk menjamin suplai udara lancar, lampu emergency dan sebagainya tetap menyala saat mati lampu," ujar Kamaluddin kepada Kompas.com, Minggu (4/8/2109).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.