PT INKA Minta Kereta LRT Diangkut ke Jakarta

Kompas.com - 19/08/2019, 18:11 WIB
Direktur Utama PT Industri Kereta Api (INKA) Budi Noviantoro menjadi pembicara pada diskusi Ngopi BUMN di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (19/8/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGADirektur Utama PT Industri Kereta Api (INKA) Budi Noviantoro menjadi pembicara pada diskusi Ngopi BUMN di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (19/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA berharap rangkaian kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek yang telah diproduksi bisa dibawa ke luar pabrik.

Pasalnya, pabrik INKA yang berada Madiun, Jawa Timur sudah penuh kerena keberadaan kereta LRT Jabodebek.

"Kita hampir 134 kereta selesai, sudah penuh itu. Maka, dengan persetujuan KAI kita akan naruh setelah dites di bawa ke sini," kata Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro dalam diskusi di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Dia mengatakan, apabila gerbong kereta yang sudah rampung dikerjakan tidak segera dibawa keluar pabrik, maka INKA akan kesulitan dalam proses produksi. 

"Sudah dibuat body-nya (134 kereta). Cuma kalau tidak dikeluarkan ya mampet. Saya tidak bisa produksi lagi," ungkapnya.

Baca juga: LRT Jabodebek Diuji Coba Oktober Ini

Dia menambahkan, satu rangkaian kereta LRT Jabodebek pertama akan diuji coba pada awal September mendatang. Akan tetapi, kepastian ini menunggu keputusan pihak terkait.

"Operasinya kalau sudah selesai infrastrukturnya, kita mau uji coba semaksimal mungkin di lintasan sebenarnya sesuai spesifikasi atau tidak," tambahnya.

Karena itu, Budi pun berharap uji coba dilakukan secara optimal atau paling tidak dalam waktu enam bulan. Kerena kereta tersebut menggunakan teknologi khusus.

"Karena kita tidak pakai masinis, driverless. Teknologi (LRT) baru ini, betul-betul waktunya cukup untuk trial," lanjutnya.

Baca juga: Setahun Beroperasi, LRT Palembang Layani 2 Juta Penumpang

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X