Direksi Perum Perindo Kena OTT KPK, Ini Kata Kementerian BUMN

Kompas.com - 24/09/2019, 16:10 WIB
Ilustrasi KPK. Tribun Jabar/Gani KurniawanIlustrasi KPK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengamankan sembilan orang dalam operasi tangkap tangan pada Senin (23/9/2019).

Adapun tiga dari sembilan orang yang diamankan merupakan direksi Perum Perikanan Indonesia ( Perindo).

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Agro Industri dan Farmasi Wahyu Kuncoro mengungkapkan, Kementerian BUMN menghormati proses hukum yang sedang dihadapi Perum Perindo sebagaimana yang disampaikan oleh KPK.

Bahkan dalam pelaksanaan pemeriksaan, Kementerian BUMN juga meminta agar semua kegiatan berpedoman pada tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance.

Baca juga: Operasi Tangkap Tangan, KPK Tangkap Direksi Perum Perindo

Pun terus mendukung upaya-upaya pemberian informasi yang benar sebagai wujud organisasi yang menghormati hukum.

"Selanjutnya, Kementerian BUMN meminta manajemen Perum Perindo untuk melaksanakan dan memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik, terutama terus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air," ucap Wahyu dalam keterangan pers, Selasa (24/9/2019).

Adapun terkait menonaktifkan direksi yang tersangkut permasalahan, Kementerian BUMN mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

Untuk itu, penonaktifan direksi akan dikonsultasikan terlebih dahulu pada Biro Hukum Kementerian BUMN.

"Jadi kementerian BUMN bersama Perum Perindo siap bekerjasama dengan KPK dalam menangani kasus ini," ungkap dia.

Baca juga: OTT Perum Perindo Diduga Terkait Impor Ikan, Salah Satunya Makerel

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan telah mengamankan sembilan orang dalam OTT yang berlangsung kemarin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X