Kasus Penggelapan Dana BNI, Terjadi dalam Sebulan hingga Upaya Pencegahan

Kompas.com - 22/10/2019, 11:06 WIB
Kantor BNI Cabang Ambon di jalan Said Perintah, Kecamatan Sirimau, Ambon KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKantor BNI Cabang Ambon di jalan Said Perintah, Kecamatan Sirimau, Ambon

Berkaca pada kasus ini Putrama Wahju menyampaikan pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk mencegah penggelapan dana yang dilakukan oknum pegawainya.

"Tentunya kami akan memperbaiki, salah satu dari sub sistemnya," kata Putrama ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Putrama mengatakan, guna mencegah kejadian serupa terjadi dibutuhkan terobosan baru dalam pembenahan dan perbaikan sistem. Upaya ini harus dilakukan secara menyeluruh supaya bisa meminimalisasi atau mencegah tindakan melawan hukum tersebut.

"Juga prosedurnya dan tentunya mengenai integritasnya dari pegawai juga perlu ditingkatkan atau diperbaiki," ungkapnya.

Dia menjelaskan, salah satu bentuk perbaikan itu diwujudkan melalui pengurang keterlibatan manusia dalam proses operasional di perbankan. Peran manusia atau pegawai bank semaksimal mungkin dikurangi dan dibantu oleh sistem yang terbentuk selama ini.

"Pada prinsipnya kami akan lebih dominan untuk menggunakan (teknologi), artinya mengurangi unsur peran manusia, mungkin lebih banyak peran IT (Teknologi Informasi)," jelasnya.

Namun demikian, Putrama tidak menjelaskan mulai kapan peran IT akan mengambil sebagian tugas manusia dalam operasional perseroan. Termasuk di bidang atau posisi apa saja sehingga tidak terjadi penyalahgunaan tugas pegawainya.

Ia menambahkan, terkait kasus dugaan penggelapan dana oleh oknum pegawainya bersama sindikatnya telah dilaporkan ke aparat penegak hukum. Kini kasus ini sudah bergilir dan telah ditetapkan satu borang tersangka, FY.

"Mengenai penanganan sudah kami serahkan, kami yang laporkan kepada aparat penegak hukum dan sampai saat ini masih dalam proses penyidikan," tandasnya.

Baca juga: Pelaku Sindikat Penggelapan BNI di Ambon Ditangkap

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X