DPR Dorong Penurunan Harga Gas untuk Industri

Kompas.com - 05/12/2019, 21:12 WIB
Ilustrasi Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi Indonesia SHUTTERSTOCKIlustrasi Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VII DPR RI Ratna Juwita Sari mendorong optimalisasi konsumsi gas untuk kebutuhan industri dalam negeri, salah satunya untuk industri pupuk dan petrokimia.

Dengan demikian, ekspor bisa ditekan. Sebab, industri tersebut termasuk industri yang mengonsumsi gas dalam jumlah besar.

"Kita ini sebenarnya menghasilkan banyak untuk gas, yang harusnya bisa dioptimalkan untuk konsumsi domestik. Kalau kita masih defisit, bagaimana caranya ekspor bisa ditekan," kata Ratna dalam keterangannya, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: PGN Manfaatkan TIK untuk Kembangkan Bisnis dan Infrastruktur Gas Bumi

Ratna juga menyoroti harga gas untuk industri pupuk dan petrokimia. Ia meminta agar Ditjen Migas Kementerian ESDM dapat menekan harga agar industri tersebut mendapatkan angka yang lebih efisien. Sehingga, bisa memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Kebijakan harga, kalau melihat skema yang disampaikan produsen pupuk, Indonesia mematok harga yan lebih tinggi dibandingkan negara lain. Apakah ada kemungkinan menekan harga tanpa mengorbankan sisi yang lain?" terang Ratna.

"Kalau memang ada peluang ekplorasi gas bumi demi penuhi pasokan domestik, kira-kira sudah dipikirkan apa belum pasca-tambangnya yang cadangannya sudah tidak ada potensi lagi," ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X