Soal Penipuan Melibatkan Driver Ojol, YLKI Minta Aplikator Bertanggung jawab

Kompas.com - 13/01/2020, 13:11 WIB
Imbauan Gojek agar waspada terhadap pesan yang mencurigakan. Gojek Indonesia Imbauan Gojek agar waspada terhadap pesan yang mencurigakan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta aplikator penyedia jasa ojek online ( ojol) untuk bertanggung jawab atas kasus penipuan yang melibatkan driver ojol.

YLKI menyebut aplikator seharusnya memiliki peranan untuk mencegah terjadinya kasus penipuan atau kejahatan yang merugikan pelanggannya.

"Pihak aplikator perlu bertanggung jawab dalam hal (tindak kejahatan) ini. Artinya mereka perlu memberikan jaminan untuk hal-hal seperti ini," ujar Sekretaris YLKI Agus Suyatno, kepada Kompas.com, Senin (13/1/2020).

Baca juga: Pelanggannya Tertipu Oknum Driver hingga Rp 9 Juta, Ini Respons Gojek

Aksi pencegahan bisa dilakukan aplikator dengan cara tidak memberikan data pribadi seperti nomor telepon konsumen kepada mitra driver. Pasalnya, melalui data pribadi ini lah oknum driver ojol dapat melakukan penipuan terhadap konsumen.

"Aplikator sebesar Gojek dan Grab apa enggak bisa menyembunyikan atau membuat aplikasi yang antara driver dan konsumen tidak menggunakan nomor telepon pribadi," tutur Agus.

Selain itu, YLKI juga mendorong pihak berwenang dalam hal ini Kementerian Perhubungan atau Polisi RI untuk memberikan teguran kepada aplikator yang banyak mendapatkan aduan terhadap mitranya yang melakukan tindak kejahatan atau penipuan.

"Jadi  bukan hanya drivernya, aplikator juga perlu diberikan teguran," ucapnya.

Baca juga: Pelanggan Gojek Tertipu Oknum Driver, Rp 9 Juta Raib

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X