Karier Asraf Sinclair: Pelayan Restoran, Main Sinetron, Rambah Startup

Kompas.com - 18/02/2020, 19:01 WIB
Aktris Ashraf Sinclair disela wawancara promo film Bayi Gaib di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (17/01/2018). Film yang akan tayang 15 Februari 2018 ini mengisahkan tentang seorang wanita bernama Farah (Rianti Cartwright) yang sedang mengandung anak pertamanya, namun banyak hal aneh terjadi sehingga anak mereka lahir tak wajar dan korban mulai berjatuhan. MAULANA MAHARDHIKAAktris Ashraf Sinclair disela wawancara promo film Bayi Gaib di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (17/01/2018). Film yang akan tayang 15 Februari 2018 ini mengisahkan tentang seorang wanita bernama Farah (Rianti Cartwright) yang sedang mengandung anak pertamanya, namun banyak hal aneh terjadi sehingga anak mereka lahir tak wajar dan korban mulai berjatuhan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suami penyanyi Bunga Citra Lestari atau BCL, Ashraf Sinclair, meninggal karena serangan jantung pada Senin pagi (18/2/2020).

Selain pandai berakting dalam beberapa sinetron yang dibintanginya, Ashraf juga dikenal sebagai pebisnis ulung.

Pria asal Malaysia ini sudah mengalami jatuh bangun merintis bisnis. Sebelum ke Indonesia, dirinya bahkan sempat menjadi pelayan restoran di Negeri Jiran.

Di Indonesia, Ashraf bahkan pernah menjajal ternak lele. Namun, belakangan ternak lelenya tak berjalan mulus, usahanya itu akhirnya bangkrut setelah kolam-kolam lelenya diterjang banjir.

Baca juga: Widyawati Terenyuh Saat BCL Sampaikan Harapan Ashraf

"Lihat di jalanan di Jakarta banyak penjual pecel lele, saya bikin kolam ikan lele. Eh, suatu ketika ada banjir. Investasi gagal, ikan lelenya pindah ke sungai,” cerita Ashraf soal bagaimana bisnisnya sempat beberapa kali jatuh seperti dikutip dari Harian Kompas.

Gagal di budidaya pembesaran lele, Ashraf mencoba peruntungan dengan mencoba membuka restoran. Modalnya berasal dari tabungannya dari bayaran bermain sinetron.

Ashraf kemudian membuka restoran makanan Sunda dan Korea di sebuah mal. Namun usaha restoran pertamanya juga tak berjalan mulus.

"Buka (restoran) di mal baru dan ternyata malnya sepi. Jadi, ditutup," kata dia.

Cerita gagal dalam berbisnis terus berlanjut. Namun, Ashraf tak kapok terjun ke bisnis kuliner.

Baca juga: Reza Rahadian Hadiri Pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills

Tanpa disangka, ia yang dulu di Malaysia pernah bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran ternama bertemu dengan mantan bosnya.

Ia kemudian diajak membuka restoran di Indonesia. Ashraf menerima ajakan itu dan kali ini usahanya berhasil.

"Karena itu, saya mau tawarkan untuk jadi mentor bagi 20 orang yang serius ingin tahu tujuan hidupnya. Saya punya pengalaman di dunia akting dan investasi yang bisa saya bagikan untuk mereka yang serius di bidang ini," ujar Ashraf.

Tak cuma bisnis restoran, Ashraf juga terjun sebagai investor perusahaan rintisan atau startup. Dia menjadi pemodal untuk perusahaan ventura.

Menurutnya, industri kreatif di Indonesia akan berkembang sangat pesat sehingga perlu dukungan modal dan teknologi. Perusahaan modal ventura global berbasis di Silicon Valley bernama 500 Startups mengajak Ashraf menjadi salah satu mitra.

Di Asia Tenggara, perusahaan ini punya target menggelontorkan Rp 650 miliar ke 250 perusahaan rintisan.

Di Indonesia, 500 Startups sudah masuk ke 30 perusahaan rintisan seperti Hijup, Fabelio, Bukalapak, Bro.do, Kudo dan lainnya. Ashraf juga diketahui bergabung dengan klub crossfit.

Bersama beberapa rekannya, dia membangun pusat kebugaran olahraga crossfit di Jakarta. Crossfit merupakan olahraga yang mengombinasikan latihan cardio, gymnastic, dan olympic weightlifting. Adapun klub crossfit tersebut bernama Crossfit Equator.

Baca juga: Hanung Bramantyo: Seharusnya Hari Ini Saya Ketemuan dengan Ashraf Sinclair

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X