Kemenhub Imbau Masyarakat Gunakan Masker di Angkutan Umum

Kompas.com - 02/03/2020, 14:57 WIB
Penumpang memasuki stasiun bank indonesia di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020). Jumlah pengguna transjakarta telah menembus 1 juta penumpang per hari. Jumlah penumpang sebanyak 1.006.579 orang tercatat pada Selasa (4/2/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenumpang memasuki stasiun bank indonesia di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020). Jumlah pengguna transjakarta telah menembus 1 juta penumpang per hari. Jumlah penumpang sebanyak 1.006.579 orang tercatat pada Selasa (4/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat menumpangi moda transportasi umum.

Himbauan ini disampaikan Kemenhub usai Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang warga negara Indonesia yang positif terkena virus corona.

"Saya menghimbau masyarakat sekarang di tempat-tempat umum terutama transportasi umum sekarang kita gunakan masker saja," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Baca juga: Geger Virus Corona, Produsen Masker Kewalahan Penuhi Order

Budi mengatakan, penggunaan masker disebut sebagai bentuk antisipasi utama penyebaran virus Corona di berbagai negra.

"Terutama di angkutan umum, kendaraan darat, Transjakarta, bus dan sebagainya atau di kendaraan transportasi umum yang lain," ujar dia.

Budi menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mengeluarkan larangan terkait penggunaan transportasi umum bagi masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia memastikan Kementerian Perhubungan segera melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak lainnya terkait langkah yang akan dilakukan.

"Saya nanti akan koordinasi dengan kementerian kesehatan terutama dinas kesehatan setempat, tempat-tempat terminal, penyeberangan, saya minta perlakuan yang sama seperti di bandara," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, Senin (3/3/2020) siang, mengumumkan dua warga negara Indonesia (WNI) terjangkit virus corona.

"Orang Jepang ke Indonesia bertemu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.