Meski Pasar Bergejolak, Akuisisi Vale oleh MIND ID Tetap Berjalan

Kompas.com - 03/03/2020, 20:50 WIB
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses divestasi 20 persen saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus bergulir. Transaksi divestasi yang akan diserap oleh holding pertambangan BUMN yakni MIND ID, ditargetkan rampung pada semester pertama tahun ini.

Namun, proses transaksi tersebut berpotensi tersendat lantaran pasar saham dalam negeri tengah dalam kondisi anomali.

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, walau gejolak pasar saham sedang berlangsung baik INCO maupun MIND ID masih melanjutkan aksi korporasi ini sambil mencermati kondisi pasar.

Baca juga: Bos Bukit Asam Siap Kelola Tambang Emas Milik Heru Hidayat

Hhingga saat ini pun belum ada rencana dari kedua perusahaan untuk mengubah jadwal transaksi sehingga prosesnya masih sesuai target.

"Tidak ada perubahan jadwal, masih dibahas internal masing-masing. Dengan anomali pasar saat ini tentu akan hati-hati eksekusinya," jelas Orias sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Selasa (3/3/2020).

Menurut Orias, INCO dan MIND ID akan lebih berhati-hati supaya transaksi 20 persen tersebut tetap berkeadilan dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Fluktuasi harga saham di pasar sedang anomali. Saya bisa salah kalau ketinggian (harga), mereka juga kalau kemurahan nggak enak. Tapi kami belum bicara sampai situ. Itu perhitungan kami saja, kami bahas dulu di internal masing-masing sampai harga pasar stabil dulu," terang Orias.

Asal tahu saja, pada penutupan pasar hari ini, saham INCO melesat 8,80 persen ke Rp 2.720 per saham. Namun, jika dilihat secara year to date, saham INCO sudah anjlok 25,27 persen.

Dalam catatan Kontan.co.id, perjanjian-perjanjian definitif yang meliputi Conditional Share Purchase Agreement (CSPA), Shareholder Agreement dan Offtaker Agreement akan dilangsungkan pada periode triwulan pertama tahun ini. Sementara transaksi divestasi tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2020.

Orias sebelumnya menyatakan, divestasi saham INCO merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha MIND ID di sektor hulu tambang.

Orias memang masih enggan untuk menyebut berapa harga yang disepakati untuk membeli 20 persen saham INCO tersebut. Namun, MIND ID sudah menyiapkan dana sebesar US$ 500 juta yang bersumber dari pinjaman sejumlah perbankan. (Ridwan Nanda Mulyana)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Pasar saham bergejolak, divestasi Vale Indonesia (INCO) oleh MIND ID tetap bergulir



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Whats New
[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas 'Words Bubble Up Like Soda Pop' | 'Rurouni Kenshin: The Beginning' Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel 'Venom' Dirilis

[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas "Words Bubble Up Like Soda Pop" | "Rurouni Kenshin: The Beginning" Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel "Venom" Dirilis

Rilis
BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Rilis
Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Whats New
Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Rilis
Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Whats New
Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Whats New
Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Whats New
Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Whats New
 Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Whats New
Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X