Luhut: Pemerintah Akan Proteksi WNI Sekuat Tenaga dari Dampak Corona

Kompas.com - 04/03/2020, 11:04 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers di kantor kerjanya, Jakarta, Jumat (28/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers di kantor kerjanya, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan upaya maksimal dalam menangani virus corona (Covid-19) yang mulai merambah ke Indonesia.

"Pemerintah akan memberikan yang terbaik untuk memproteksi warganya dan berusaha sekuat tenaga untuk menjamin keselamatan setiap warga negara," katanya, dikutip dari akun Instagramnya luhut.pandjaitan, Selasa (3/3/2020).

Luhut pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap bersama mengatasi kondisi RI yang kini tengah mendapat tekanan karena Corona.

Baca juga: Catat, Biaya Perawatan Pasien Corona Ditanggung Negara

"Mari kita bersatu dalam menghadapi ujian ini, karena saya percaya bahwa persatuan seluruh anak-anak bangsa lah yang kemudian menjadi penguat negeri ini dalam menghadapi ancaman dan rintangan dalam bentuk apapun," ucapnya dalam video IG tersebut.

Cara menyatukan bangsa ini, lanjut Luhut, berupa menjaga kebersihan lingkungannya serta diri sendiri dengan cara rutin mencuci tangan. Lalu, dia mengingatkan, apabila mengetahui kondisi tubuh seseorang tidak sehat segera hindari kontak dengan warga sekitar.

"Mari kita bersatu dan saling menguatkan satu sama lain dimulai dari hal yang paling sederhana seperti mengamati kebersihan pribadi - sering-seringlah mencuci tangan, dan hindari menyentuh mata atau wajah bila tidak perlu," imbaunya.

"Jika Anda tidak sehat, harap hindari tempat-tempat ramai dan segera kunjungi dokter. Langkah-langkah sederhana ini tidak membutuhkan banyak usaha, tetapi jika kita semua melakukannya, saya yakin akan mampu mencegah penyebaran virus," saran mantan Menko Polhukam ini.

Setelah pernyataan resmi dari Presiden Joko Widodo dan jajaran Kementerian terkait tentang adanya dua warga negara Indonesia yang positif Covid-19, Luhut mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan makin saling menjaga satu sama lain, baik di lingkungan keluarga maupun sekitar kita.

"Kita tidak boleh panik atau melakukan hal-hal yang memperburuk keadaan seperti menyebarkan rumor online, menimbun barang-barang yang dibutuhkan oleh tenaga medis, seperti masker wajah, hand sanitizer. Dan kita juga tidak perlu melakukan "rush" dengan menimbun makanan atau menyalahkan kelompok tertentu terkait wabah ini," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

Whats New
Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Whats New
Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Whats New
ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

Whats New
Bawang Putih dan Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Bawang Putih dan Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Whats New
Punya Aset Bernilai Fantastis, Begini Cara Idol K-Pop Atur Keuangan

Punya Aset Bernilai Fantastis, Begini Cara Idol K-Pop Atur Keuangan

BrandzView
Bank Mandiri Nilai Investasi Obligasi hingga Deposito Masih Menarik

Bank Mandiri Nilai Investasi Obligasi hingga Deposito Masih Menarik

Whats New
Luhut: Investor Jangan Segan Mengontak Saya...

Luhut: Investor Jangan Segan Mengontak Saya...

Whats New
Ajak Pengusaha Akses Kredit, Wamenkeu: Pengusaha yang Sehat Pasti Punya Utang...

Ajak Pengusaha Akses Kredit, Wamenkeu: Pengusaha yang Sehat Pasti Punya Utang...

Whats New
Erick Thohir: 4 Lessor Sudah Setuju Proposal Perdamaian Garuda, 35 Masih Proses

Erick Thohir: 4 Lessor Sudah Setuju Proposal Perdamaian Garuda, 35 Masih Proses

Whats New
Luhut: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng Omicron

Luhut: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng Omicron

Whats New
Menjaga Kondisi Ekonomi untuk Membuka Peluang Investasi di Indonesia

Menjaga Kondisi Ekonomi untuk Membuka Peluang Investasi di Indonesia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.