Lantik 4 Pejabat Baru KKP, Edhy Prabowo: Menteri Bukan Segala-galanya...

Kompas.com - 06/03/2020, 19:39 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat melantik 4 pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dok. KKPMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat melantik 4 pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melantik 4 pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Jabatan hanya titipan Tuhan, gunakanlah untuk berbuat kebaikan," ujar Edhy dalam siaran pers, Jumat (6/3/2020).

Keempat pejabat yang dilantik adalah Aryo Hanggono sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Ruang Laut (PRL). Aryo tadinya menduduki posisi Pelaksana Tugas pada jabatan tersebut.

Baca juga: Mau Nelayan RI Melaut Sampai Alaska, Edhy Prabowo Lobi Internasional

Kemudian TB. Haeru Rahayu sebagai Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Posisi Dirjen PSDKP sebelumnya dipegang oleh Pelaksana Tugas, Nilanto Perbowo, yang beberapa hari lalu resmi dilantik sebagai Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP).

Selanjutnya ada Artati Widiarti yang dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya; serta Pamuji Lestari sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga.

Edhy berharap, para pejabat yang dilantik bisa secapatnya beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menghasilkan terobosan-terobosan untuk kemajuan sektor kelautan dan perikanan.

Program dan inovasi-inovasi KKP, sambung Edhy, harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat perikanan dan kelautan.

Baca juga: Edhy Prabowo Tunggu Restu Jokowi Buka Keran Ekspor Benih Lobster

"Kerja sama itu sangat penting, jadi bapak ibu saya harap bisa segara menyesuaikan diri," ujarnya.

Di samping itu, Edhy mengaku tak menutup diri bila ada pejabat maupun pegawai yang hendak memberikan masukan atau kritikan. Bahkan, ia menyebut pegawai yang berani mengkritik akan mudah mendapat promosi jabatan.

"Menteri bukan segala-galanya dan bisa saja salah. Menteri tidak boleh antikritik dan bisa dikritik kapan saja. Di sini (KKP) yang mengkritik akan mudah dapat promosi," katanya disambut tawa dan tepuk tangan pegawai, pejabat, dan undangan yang hadir di tempat acara.

Baca juga: Edhy Prabowo: Satgas 115 Masih Ada

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X