Erick Thohir Tegaskan BUMN Tak Kirim Masker ke China

Kompas.com - 07/03/2020, 15:45 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir saat meninjau Apotek Kimia Farma di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir saat meninjau Apotek Kimia Farma di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan tidak menerima permintaan untuk ekspor masker ke China.

Sebelumnya, perusahaan Sunning Group dari China yang juga merupakan pemilik klub sepak bola Inter Milan memang secara langsung meminta kepada Erick terkait pasokan masker. Ini sejalan dengan pencegahan penyebaran virus corona.

Adapun pasokan masker yang diminta oleh Sunning Group mencapai 2 juta lembar. Namun, Erick menolaknya.

Baca juga: Erick Thohir akan Kirim 2 Juta Masker untuk Bos Inter Milan?

"Tidak mungkin memenuhi permintaan tersebut," kata Erick dalam pernyataannya yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/3/2020).

Erick menyatakan, langkah yang diambilnya sudah sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo. Kepala Negara menegaskan BUMN farmasi harus memenuhi permintaan masker di dalam negeri.

BUMN farmasi yang memproduksi masker antara lain PT Kimia Farma dan RNI. Akan tetapi, kata Erick, Kementerian BUMN tidak pernah mengeluarkan perintah ekspor kepada RNI.

Baca juga: Erick Thohir Minta Swasta Bantu Pemerintah Tanggulangi Virus Corona

Sebelumnya, Erick pernah mengaku ditelepon pemilik Sunning Group terkait ketersediaan masker di Indonesia. Sebab, saat ini di China masker sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Hari ini saya ditelepon sama pemilik Suning, (dia) mau beli 2 juta masker (dari Indonesia),” ujar Erick di Jakarta, beberapa waktu lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X