Sejumlah Perusahaan di Jakarta Mulai Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah

Kompas.com - 14/03/2020, 15:00 WIB
Selama waspada merabahnya virus corona masuj ke Indonesia, khususnya Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Petugas imigrasi yang berada dipintu masuk paling depan, yang kemungkinan terkontaminasi karena memeriksa warga negara asing (WNA) yang masuk ke Batam dihimbau menggunakan masker dan sarung tangan, Jumat (13/3/2020) KOMPAS.COM/HADI MAULANASelama waspada merabahnya virus corona masuj ke Indonesia, khususnya Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Petugas imigrasi yang berada dipintu masuk paling depan, yang kemungkinan terkontaminasi karena memeriksa warga negara asing (WNA) yang masuk ke Batam dihimbau menggunakan masker dan sarung tangan, Jumat (13/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga Jumat (13/3/2020) pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia mencapai 69 pasien. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari hari sebelumnya. Dari jumlah pasien tersebut, lima di antaranya dinyatakan sembuh dan tiga meninggal dunia.

Persebaran virus yang begitu cepat pun membuat beberapa perusahaan di kawasan Jakarta mulai mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari rumah untuk mencegah persebaran virus corona.

Savira Dessy (24), karyawan di sebuah agensi iklan di kawasan Gelora, Jakarta Selatan misalnya. Sejak Jumat kemarin, kantornya memberi izin untuk para karyawan melakukan kerja dari rumah.

Baca juga: Terdampak Corona, OJK Izinkan UMKM Tunda Bayar Utang

"Mengurangi kemungkinan terinfeksi atau bahaya lain lantaran kita ada di wilayah yg cukup berisiko," ujar Savira kepada Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).

Savira mengatakan, kantornya mengizinkan untuk melakukan kerja dari rumah hingga Senin (16/3/2020) dan Selasa (17/3/2020) pekan depan.

Namun demikian, tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang tergantung dengan situasi dan kondisi yang terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal yang sama pun dialami oleh Adimas Arief (25), seorang arsitek yang bekerja untuk sebuah biro arsitektur di kawasan Jakarta Selatan. Dia mengatakan, sejak jumlah kasus virus corona meningat dua kali lipat

Dalam seminggu ke depan, kantornya menganjurkan untuk pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilakukan di luar kantor, sebaiknya di lakukan di rumah.

"Aku perlu ke kantor hanya kalau butuh komputer buat rendering sih. Selain itu aku ngerjain di rumah dan koordinasi sementara via WA/Skype dulu," jelas Adimas.

Tyas S (25) mengatakan, kantornya pun menganjurkan untuk pegawainya bekerja dari rumah secara bergiliran. Pekerja kreatif di salah satu perusahaan di Jakarta tersebut mengatakan, pimpinan perusahaannya menginginkan agar setiap pegawai siap jika skenario terburuk terjadi dan seluruh karyawan harus bekerja dari rumah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

Rilis
Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Whats New
50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

Whats New
Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Whats New
BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

Rilis
Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Whats New
Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Rilis
Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Whats New
Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Rilis
Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Rilis
Maman Suherman dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

Maman Suherman dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

Rilis
Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Rilis
Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Whats New
Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Whats New
Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.