HIPMI Kritisi Permendag Pembebasan Impor Bawang Putih

Kompas.com - 20/03/2020, 13:07 WIB
Wilayah Sembalun, Lombok Timur akan dijadikan sentra terbesar bawang putih Indonesia Dok. Humas KementanWilayah Sembalun, Lombok Timur akan dijadikan sentra terbesar bawang putih Indonesia

KOMPAS.com - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) menyayangkan kebijakan Menteri Perdagangan membuka keran impor bawang putih dan bawang bombai tanpa batas.

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 27 Tahun 2020 pada Rabu (20/3/2020).

Regulasi itu berisi perubahan atas Permendag Nomor 44 Tahun 2019 tentang ketentuan impor produk hortikultura, impor kedua komoditas hortikultura tersebut tanpa harus persetujuan impor baik itu Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) maupun Surat Persetujuan Impor (SPI).

Baca juga: Pemerintah Tetap Impor Bawang Putih dari China, Ini 5 Faktanya

Kompartemen Tanaman Pangan BPP HIPMI, Tri Febrianto, menilai Permendag yang baru ditetapkan tersebut mencederai tatanan hukum negara.

“Sebab hirarki peraturan perundang-undangan sesuai Tap MPR dan Undang-Undang No 12 Tahun 2011, tidak boleh peraturan di bawahnya bertentangan dengan di atasnya. Terkait dengan impor bawang putih dan bombai harus memperoleh RIPH dan SPI tertuang dalam UU Nomor 13 tahun 2010 pasal 88 tentang hortikultura. Sementara sekarang dibebaskan tanpa RIPH hanya berupa surat atau maksimal Permendag,” kata Tri dalam pernyataan tertulis, Jumat (20/3/2020).

Menurut dia, dampak kebijakan yang dikeluarkan Menteri Perdagangan adalah membanjirnya bawang putih dan bombai impor di dalam negeri.

Baca juga: Harga Bawang Bombai Melejit, Kemendag Terbitkan Rekomendasi Impor

Kebijakan itu, imbuh dia, bakal mengancam kelangsungan hidup para petani bawang putih.

Padahal, para petani Indonesia tengah membudidayakan bawang putih secara masif dengan dukungan pemerintah.

“Walaupun alasanya untuk meredam harga, tapi dampak negatifnya lebih mengerikan yakni membunuh petani dalam negeri,” ujarnya.

Swasembada bawang putih

Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah melalui Kementerian Pertanian mendukung para petani untuk membudidayakan bawang putih.

Kementerian Pertanian optimis dapat melakukan swasembada bawang putih di 2021 nanti. Dok. Kementan Kementerian Pertanian optimis dapat melakukan swasembada bawang putih di 2021 nanti.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X