Kompas.com - 22/03/2020, 19:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rupiah diprediksi akan mengawali pekan dengan pelemahan. Pada Jumat (20/3/2020), rupiah ditutup melemah 0,30 persen ke level Rp 15.960 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara dalam sepekan, mata uang garuda ini tercatat sudah mengalami koreksi hingga 8 persen dari penutupan perdagangan pekan lalu yang berada di Rp 14.770 per dolar AS.

Setali tiga uang, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga loyo. Rupiah ditutup di level Rp 16.273 per dolar AS. Kurs Jisdor ini melemah 9,84 persen dalam sepekan terakhir.

Baca juga: Mulai Besok, Wisma Atlet Bisa Digunakan untuk RS Darurat Pasien Corona

Mengawali pekan ini, diperkirakan virus corona masih akan menjadi sentimen utama penggerak rupiah.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyebut, setiap data yang menunjukkan bahwa pertumbuhan kasus virus corona di Indonesia meningkat, disusul dengan peningkatan korban meninggal akan menggerus nilai tukar rupiah.

“Sentimen pasar di hari Senin (23/3/2020) masih akan tergantung dari kebijakan pemerintah yang diambil pada akhir pekan terkait wabah ini. Selain itu, kondisi dari penanganan virus corona di AS dan Eropa juga akan berpengaruh,” jelas Josua kepada Kontan.co.id, Minggu (22/3/2020).

Baca juga: Cegah Corona, PLN Minta Masyarakat Bayar Listrik Secara Online

Dengan kondisi tersebut, Josua memperkirakan rupiah memiliki potensi melanjutkan pelemahan pada esok hari. Dia menghitung nilai tukar rupiah pada senin akan berada pada kisaran Rp 15.900 - Rp 16.300.

Tak berbeda jauh, analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengaku sentimen utama masih berasal dari persebaran pandemi virus corona. Namun, langkah tripel intervensi yang dilakukan BI di pasar spot dan DNDF serta Surat Utang Negara (SUN) diharapkan bisa menjadi sentimen positif.

“Kemungkinan rupiah pada Senin akan bisa berhenti melemah dan akan sedikit rebound. Saya memperkirakan rupiah akan berada pada rentang Rp 15.600 - Rp 16.000 per dolar AS,” terang Lukman. (Hikma Dirgantara | Wahyu T.Rahmawati)

Baca juga: Skenario Terburuk Corona, Pemerintah Kaji Larangan Mudik Lebaran 2020

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Pelemahan rupiah diprediksi berlanjut di awal pekan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengurus Jadi Tersangka, 2 Koperasi Ini Harus Tetap Patuhi Putusan PKPU

Pengurus Jadi Tersangka, 2 Koperasi Ini Harus Tetap Patuhi Putusan PKPU

Whats New
Omzet Penjualan Capai 200 Persen, Intip Perjalanan Perajin Bali Tembus 7 Negara bersama Shopee

Omzet Penjualan Capai 200 Persen, Intip Perjalanan Perajin Bali Tembus 7 Negara bersama Shopee

Smartpreneur
PPPK Guru 2022 Daftar Lewat SSCASN, Ini Cara dan Dokumennya

PPPK Guru 2022 Daftar Lewat SSCASN, Ini Cara dan Dokumennya

Whats New
Kredit Macet 'Fintech P2P Lending' TaniFund Capai 49 Persen, OJK: Risiko Ditanggung 'Lender'

Kredit Macet "Fintech P2P Lending" TaniFund Capai 49 Persen, OJK: Risiko Ditanggung "Lender"

Whats New
STAR AM Gandeng Bank Sinarmas Jadi Mitra untuk Pasarkan Produk Reksa Dana Terproteksi

STAR AM Gandeng Bank Sinarmas Jadi Mitra untuk Pasarkan Produk Reksa Dana Terproteksi

Whats New
Ekonomi 2023 Diprediksi Melambat, Bos LPS Sebut Punya Cara Jitu untuk Mengatasinya

Ekonomi 2023 Diprediksi Melambat, Bos LPS Sebut Punya Cara Jitu untuk Mengatasinya

Whats New
Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal dan Minuman Beralkohol Senilai Rp 10 Miliar

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal dan Minuman Beralkohol Senilai Rp 10 Miliar

Whats New
SWI Temukan 18 Entitas Investasi Ilegal, Ada Perdagangan Kripto hingga Robot Trading

SWI Temukan 18 Entitas Investasi Ilegal, Ada Perdagangan Kripto hingga Robot Trading

Whats New
6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN Online, Bisa tanpa Aplikasi

6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN Online, Bisa tanpa Aplikasi

Spend Smart
Bersiap PPPK Guru 2022, Pendaftaran Melalui Laman sscasn.bkn.go.id

Bersiap PPPK Guru 2022, Pendaftaran Melalui Laman sscasn.bkn.go.id

Whats New
IHSG Parkir di Zona Merah, Saham GOTO, EMTK, dan BUKA jadi Top Gainers LQ45

IHSG Parkir di Zona Merah, Saham GOTO, EMTK, dan BUKA jadi Top Gainers LQ45

Whats New
Waspadai 'Pig Butchering', Modus Penipuan Kripto yang Jadi Sorotan FBI

Waspadai "Pig Butchering", Modus Penipuan Kripto yang Jadi Sorotan FBI

Whats New
BPOM Kawal dan Uji Asupan Pangan dan Jajanan Sekitar Lokasi Pelaksanaan KTT G20

BPOM Kawal dan Uji Asupan Pangan dan Jajanan Sekitar Lokasi Pelaksanaan KTT G20

Whats New
Mengenal Apa Itu BI-FAST, Biaya, hingga Limit Transaksinya

Mengenal Apa Itu BI-FAST, Biaya, hingga Limit Transaksinya

Whats New
Satgas Waspada Investasi Temukan 105 Pinjol Ilegal pada September 2022

Satgas Waspada Investasi Temukan 105 Pinjol Ilegal pada September 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.