Erick Thohir: Semua Bisa Terjangkit Corona, Harus Jaga Diri Masing-masing

Kompas.com - 24/03/2020, 13:07 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga kiri) berada di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APresiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga kiri) berada di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, virus corona bisa menyerang siapa saja. Tak terkecuali bagi para pejabat publik.

Atas dasar itu, dia meminta masyarakat disiplin dalam menjalankan anjuran dari pemerintah soal social distancing.

“Kalau enggak disiplin yang dirugikan keluarganya sendiri. Dirjen dan stafnya Pak Agus (Menteri Perindustrian) meninggal, guru besar UGM meninggal. Ini kan figur-figur yang diperlukan. Jadi jangan lihat tadi, semua bisa terjangkit, harus menjaga dirinya masing-masing,” ujar Erick dalm video conference dengan wartawan, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Pemerintah Dikritik Lamban Tangani Corona, Luhut: Amerika Saja Begitu Galau...

Erick pun meminta masyarakat yang tak punya kepentingan mendesak agar tetap di rumah. Sebab, dengan melakukan hal tersebut bisa membantu menekan penyebaran virus corona.

“Ini yang harus digulirkan masyarakat (harus) disiplin. Usia di atas 60 tahun harus di rumah, di bawah 60 tahun yang rentan karena ada penyakit turunan seperti cancer, asma, diabetes, juga harus di rumah,” kata Erick.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan, keberhasilan pencegahan virus corona Covid-19 lewat physical distancing atau menjaga jarak akan sangat tergantung dengan tingkat kedisiplinan masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat disiplin dalam menjaga jarak dengan orang lain.

“Ini membutuhkan sebuah kedisplinan yang kuat, ketegasan yang kuat," kata Jokowi saat rapat dengan gubernur seluruh Indonesia lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Soal Kondisi Budi Karya Sumadi, Ini Kata Stafsus Menhub

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X