[POPULER DI KOMPASIANA] Kepulangan Ibunda Jokowi | APD untuk Petugas Medis | Karantina Geografis di NTT

Kompas.com - 28/03/2020, 16:08 WIB
Presiden Joko Widodo berdoa di hadapan pusara almarhumah ibundanya, di kompleks pemakaman keluarga di Dukuh Mandu, Desa Nolligaten, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020). Almarhum Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia pada Rabu (25/3) pukul 16:45 WIB pada usia 77 tahun karena kanker. DOK. SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo berdoa di hadapan pusara almarhumah ibundanya, di kompleks pemakaman keluarga di Dukuh Mandu, Desa Nolligaten, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020). Almarhum Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia pada Rabu (25/3) pukul 16:45 WIB pada usia 77 tahun karena kanker.

KOMPASIANA - Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomihardjo, meninggal dunia pada usia 77 tahun di rumah sakit Rabu (25/3/2020) pukul 16.45 WIB setelah menjalani perawatan karena sakit kanker.

"Ibu ini sudah empat tahun mengidap sakit yaitu kanker, dan sudah berobat. Sudah berusaha berikhtiar utamanya ke RSPAD Gatot Subroto," kata Jokowi, seperti dikutip dari kompas.com, kepada wartawan pada Rabu (25/3/2020).

Selain itu masih ada konten-konten seputar pandemi covid-19 yang isunya terus berkembang di tengah masyarakat. Dampak-dampaknya bahkan sudah terasa bagi para pedagang yang sepi pembeli.

Kemudian kondisi para dokter dan tenaga medis juga tidak kalah mendapat sorotan Kompasianer pada pekan ini, khususnya tentang ketersediaan alat pelindung diri ( APD) saat mereka bertugas.

Berikut 5 konten menarik dan terpopuler di Kompasiana selama sepekan:

1. Mengenang Ibunda Jokowi Sujiatmi Notomiharjo, Simbol Kesederhanaan dan Kejujuran

Jika harus mengenang sosok Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo, untuk menggambarkan sosok ini secara simbolik maka hanya akan teringat dua buah kata yakni "kesederhanaan dan kejujuran".

Kedua hal tersebut, menurut Kompasianer Arnold Adoe, menautkan dirinya dengan sesama di dalam hidupnya.

Keluarga Jokowi bukanlah berasal dari kalangan ningrat, sehingga perjuangan hidup luar biasa dari ayah dan ibu adalah bagian dari keseharian mereka. Sudjatmi digambarkan Jokowi sebagai ibu pejuang nan gigih.

Prinsip hidup yang tetap ditinggalkannya meski raganya telah pergi. Terima kasih telah menunjukan keteladanan dalam mendidik anak-anak Eyang, sebuah teladan berharga bagi bangsa ini. Selamat Jalan," tulis Kompasianer Arnold Adoe. (Baca selengkapnya)

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X