Luhut: Saya Mengajak Masyarakat untuk Tidak Mudik...

Kompas.com - 07/04/2020, 05:03 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan konfrensi video menjawab pertanyaan awak media melalui akun Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Senin (16/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan konfrensi video menjawab pertanyaan awak media melalui akun Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Senin (16/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sekaligus Pelaksana tugas sementara Menteri Perhubungan, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya masih melakukan evaluasi kebijakan mudik hingga 3 pekan ke depan sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo.

"Untuk itulah saya dan lintas kementerian terkait yang berkepentingan dalam membuat kebijakan terkait mudik sedang merumuskan pedoman dan petunjuk teknis pengendalian mudik 2020," ujar Luhut dalam Instagramnya, Senin (6/4/2020).

"Agar kegiatan mudik tidak berakibat pada peningkatan dan perluasan wabah Covid-19 di Indonesia, seperti yang disampaikan Presiden @jokowi dalam arahannya tadi akan melihat evaluasi 2-3 minggu ke depan kebijakan ini diberlakukan," sambungnya.

Baca juga: Angkutan Mudik, Organda: Naik Tarif, Rasanya Kok Enggak Pas

Luhut mengakui bahwa mudik bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga tradisi yang punya makna untuk memperkokoh hubungan keluarga. Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia serta 207 negara lainnya di duni, membuat pemerintah terus mengkaji dan mendengar banyak pakar terkait opsi mudik tahun ini.

"Sebagai Ad Interim Menteri Perhubungan, saya ingin menyampaikan bahwa yang jauh lebih penting untuk kita lakukan bersama adalah saling menjaga satu sama lain. Karena Covid-19 ini tidak kenal latar belakang sosial maupun dari mana kita berasal," ujarnya.

Dia menilai, semua orang berpeluang terinfeksi virus corona hingga hasil tes membuktikan seseorang tersebut negatif dari penyakit.

"Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk tidak mudik demi keselamatan kita bersama karena Covid-19 ini penularannya berpotensi merebak cukup tinggi dan cepat jika kita berada di kerumunan orang," imbau Luhut.

Baca juga: Serangan Kritik ke Luhut di Tengah Wabah Virus Corona

Di akhir keterangannya, dia mengajak seluruh masyarakat agar mempertimbangkan keputusan untuk tidak mudik tahun ini.

"Perasaan bahagia dan hangat kala berkumpul dengan keluarga memang tidak dapat tergantikan dengan apapun, dengan semangat itulah mari kita sama-sama saling menjaga satu sama lain dengan menerapkan pembatasan sosial dan fisik di setiap tempat dan kondisi. Demi adanya kesempatan indah ini di lain hari nanti," sarannya.

Dia akui, pandemi virus corona ini tak mudah dihadapi. Namun, Luhut menjanjikan dan mengupayakan kebijakan terbaik untuk keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat di Indonesia.

Baca juga: Luhut: Mengenai Pembatasan Transportasi, Itu Hanya Rekomendasi...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X